Bacaan Surat Tarawih

Nur Jannah


Bacaan Surat Tarawih

Membaca surat tarawih merupakan ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Tarawih sendiri berasal dari kata “tarwihah” yang berarti “istirahat sejenak”. Ibadah ini dilakukan dengan cara membaca surat-surat Alquran secara bergantian, biasanya dilakukan setelah salat Isya.

Membaca surat tarawih memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah dapat menambah pahala, mengampuni dosa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, ibadah ini juga memiliki sejarah yang panjang. Pada masa Rasulullah SAW, tarawih hanya dilakukan dengan membaca dua rakaat saja. Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah rakaat tarawih pun bertambah menjadi delapan rakaat.

Pada artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang bacaan surat tarawih, mulai dari sejarah, hukum, hingga tata cara pelaksanaannya. Semoga dengan membaca artikel ini, kita dapat lebih memahami dan menghayati ibadah tarawih sehingga dapat memperoleh manfaatnya secara maksimal.

Bacaan Surat Tarawih

Bacaan surat tarawih merupakan salah satu bagian penting dalam ibadah salat tarawih. Pemilihan surat-surat yang dibaca dalam tarawih harus dilakukan dengan cermat agar sesuai dengan tujuan dan makna ibadah ini.

  • Tajwid: Pengucapan huruf dan kata dalam bacaan surat tarawih harus sesuai dengan kaidah tajwid.
  • Makna: Surat-surat yang dibaca dalam tarawih sebaiknya memiliki makna yang sesuai dengan suasana Ramadan, seperti surat-surat tentang keutamaan puasa, ampunan dosa, dan kedekatan dengan Allah SWT.
  • Kesesuaian: Pemilihan surat-surat tarawih harus disesuaikan dengan jumlah rakaat salat tarawih yang dikerjakan.
  • Kekhusyuan: Bacaan surat tarawih harus dilakukan dengan khusyuk dan penuh penghayatan.
  • Tartil: Surat-surat tarawih dibaca dengan tartil, yaitu dengan jelas dan tidak terburu-buru.
  • Lafal: Bacaan surat tarawih diucapkan dengan lafal yang baik dan benar.
  • Niat: Membaca surat tarawih harus dilakukan dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT.
  • Pahala: Membaca surat tarawih dengan baik dan benar dapat menambah pahala dan keberkahan bagi yang menjalankannya.

Selain aspek-aspek di atas, terdapat beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam membaca surat tarawih, seperti pemilihan imam yang mahir dalam membaca Alquran, menjaga kebersihan dan kesucian tempat ibadah, serta menghindari hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.

Tajwid

Tajwid merupakan salah satu aspek penting dalam membaca surat tarawih. Pengucapan huruf dan kata dalam bacaan surat tarawih harus sesuai dengan kaidah tajwid agar bacaan tersebut sah dan bernilai ibadah.

  • Makharijul Huruf

    Makharijul huruf adalah tempat keluarnya huruf. Dalam tajwid, setiap huruf memiliki makhraj yang berbeda-beda. Pengucapan huruf yang sesuai dengan makhrajnya akan menghasilkan bacaan yang fasih dan jelas.

  • Shifatul Huruf

    Shifatul huruf adalah sifat-sifat huruf. Dalam tajwid, terdapat beberapa sifat huruf, seperti jahr (nyaring), khafi (lemah), tebal, tipis, dan lain-lain. Pengucapan huruf yang sesuai dengan sifatnya akan menghasilkan bacaan yang tepat dan bermakna.

  • Ahkamul Maddah

    Ahkamul maddah adalah hukum-hukum tentang mad (pemanjangan). Dalam tajwid, terdapat beberapa jenis mad, seperti mad wajib, mad jaiz, dan mad aridlisilin. Pengucapan mad yang sesuai dengan hukumnya akan menghasilkan bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid.

  • Waqaf dan Ibtida

    Waqaf adalah berhenti sejenak dalam membaca Alquran. Ibtida adalah memulai kembali bacaan setelah waqaf. Dalam tajwid, terdapat beberapa hukum waqaf dan ibtida. Pengucapan waqaf dan ibtida yang sesuai dengan hukumnya akan menghasilkan bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid dan mudah dipahami.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tajwid dalam membaca surat tarawih, kita dapat menghasilkan bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid. Hal ini akan menambah kekhusyukan dan keindahan ibadah tarawih kita.

Makna

Pemilihan surat-surat yang dibaca dalam tarawih sangat penting untuk menciptakan suasana Ramadan yang khusyuk dan penuh makna. Surat-surat yang dipilih sebaiknya memiliki makna yang sesuai dengan suasana Ramadan, seperti surat-surat tentang keutamaan puasa, ampunan dosa, dan kedekatan dengan Allah SWT.

  • Keutamaan Puasa

    Surat-surat yang berisi tentang keutamaan puasa dapat dibaca dalam tarawih untuk mengingatkan kita tentang pahala dan keberkahan yang dapat kita peroleh dari ibadah puasa. Contoh surat yang dapat dibaca adalah Surat Al-Baqarah ayat 183-187.

  • Ampunan Dosa

    Surat-surat yang berisi tentang ampunan dosa dapat dibaca dalam tarawih untuk memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah kita lakukan. Contoh surat yang dapat dibaca adalah Surat Al-Imran ayat 147-150.

  • Kedekatan dengan Allah SWT

    Surat-surat yang berisi tentang kedekatan dengan Allah SWT dapat dibaca dalam tarawih untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Contoh surat yang dapat dibaca adalah Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, dan Surat An-Nas.

Dengan membaca surat-surat yang memiliki makna yang sesuai dengan suasana Ramadan, kita dapat meningkatkan kekhusyukan dan kekayaan spiritual ibadah tarawih kita. Surat-surat ini akan membantu kita untuk merenungkan kebesaran Allah SWT, memohon ampunan atas dosa-dosa kita, dan meningkatkan keimanan kita kepada-Nya.

Kesesuaian

Pemilihan surat-surat tarawih harus disesuaikan dengan jumlah rakaat salat tarawih yang dikerjakan. Hal ini bertujuan agar bacaan surat tarawih dapat diselesaikan dengan baik dan tidak tergesa-gesa. Selain itu, kesesuaian pemilihan surat juga akan berpengaruh pada kekhusyukan dan keindahan ibadah tarawih.

  • Jumlah Surat

    Jumlah surat yang dibaca dalam tarawih biasanya disesuaikan dengan jumlah rakaat salat tarawih. Misalnya, jika salat tarawih dikerjakan sebanyak 8 rakaat, maka surat yang dibaca juga sebanyak 8 surat. Namun, ada juga yang membagi bacaan surat menjadi dua bagian, yaitu pada rakaat pertama hingga keempat dan pada rakaat kelima hingga kedelapan.

  • Panjang Surat

    Panjang surat yang dibaca juga harus disesuaikan dengan jumlah rakaat. Surat-surat yang panjang biasanya dibaca pada rakaat-rakaat awal, sedangkan surat-surat yang pendek dibaca pada rakaat-rakaat akhir.

  • Makna Surat

    Makna surat yang dibaca juga harus sesuai dengan suasana Ramadan. Surat-surat yang berisi tentang keutamaan puasa, ampunan dosa, dan kedekatan dengan Allah SWT sangat cocok untuk dibaca dalam tarawih.

  • Keindahan Bacaan

    Keindahan bacaan surat tarawih juga perlu diperhatikan. Surat-surat yang dibaca dengan baik dan indah akan menambah kekhusyukan dan keindahan ibadah tarawih.

Dengan memperhatikan kesesuaian pemilihan surat-surat tarawih, kita dapat menghasilkan bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid, memiliki makna yang sesuai dengan suasana Ramadan, dan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak tergesa-gesa. Hal ini akan menambah kekhusyukan dan keindahan ibadah tarawih kita.

Kekhusyuan

Kekhusyuan merupakan salah satu kunci utama dalam ibadah tarawih. Kekhusyuan dalam membaca surat tarawih akan membuat ibadah kita lebih bermakna dan bernilai di sisi Allah SWT. Sebaliknya, jika bacaan surat tarawih dilakukan dengan tergesa-gesa dan tidak khusyuk, maka ibadah kita tidak akan mendapatkan pahala yang optimal.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekhusyuan dalam membaca surat tarawih. Pertama, kita harus memahami makna dari surat-surat yang kita baca. Dengan memahami maknanya, kita akan lebih mudah untuk meresapi dan menghayati bacaan tersebut. Kedua, kita harus membaca surat tarawih dengan tartil, yaitu dengan jelas dan tidak terburu-buru. Tartil akan membantu kita untuk lebih fokus dan khusyuk dalam membaca surat tarawih.

Kekhusyuan dalam membaca surat tarawih juga dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal. Misalnya, suasana tempat ibadah yang tenang dan nyaman akan lebih kondusif untuk kekhusyuan dibandingkan dengan suasana yang bising dan ramai. Selain itu, kehadiran imam yang memiliki suara yang merdu dan bacaan yang baik juga dapat meningkatkan kekhusyuan jamaah.

Dengan meningkatkan kekhusyuan dalam membaca surat tarawih, kita dapat memperoleh pahala yang lebih besar dan ibadah kita akan lebih bermakna. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa berusaha untuk membaca surat tarawih dengan khusyuk dan penuh penghayatan.

Tartil

Tartil merupakan salah satu aspek penting dalam membaca surat tarawih. Tartil artinya membaca dengan jelas, tidak terburu-buru, dan sesuai dengan kaidah tajwid. Membaca surat tarawih dengan tartil memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

  • Membantu kita untuk memahami makna dari surat yang dibaca.
  • Membuat bacaan surat tarawih menjadi lebih indah dan bernilai.
  • Meningkatkan kekhusyukan dan konsentrasi dalam ibadah tarawih.

Selain itu, membaca surat tarawih dengan tartil juga merupakan bentuk penghormatan terhadap Alquran. Alquran adalah kitab suci yang mulia, sehingga harus dibaca dengan baik dan benar. Dengan membaca surat tarawih dengan tartil, kita menunjukkan bahwa kita menghargai dan menghormati kitab suci tersebut.

Dalam praktiknya, membaca surat tarawih dengan tartil dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Membaca dengan suara yang jelas dan tidak terburu-buru.
  • Mengucapkan setiap huruf dan kata dengan benar sesuai dengan kaidah tajwid.
  • Memahami makna dari surat yang dibaca.
  • Berkonsentrasi dan menghayati bacaan surat tarawih.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, kita dapat membaca surat tarawih dengan tartil dan memperoleh manfaat yang optimal dari ibadah tarawih.

Lafal

Lafal merupakan salah satu aspek penting dalam membaca surat tarawih. Lafadz yang baik dan benar akan menghasilkan bacaan surat tarawih yang fasih dan mudah dipahami. Selain itu, lafal yang baik juga dapat menambah kekhusyukan dan keindahan dalam ibadah tarawih.

  • Pelafalan Huruf
    Dalam membaca surat tarawih, setiap huruf harus dilafalkan dengan jelas dan benar sesuai dengan makhrajul huruf. Pengucapan huruf yang tepat akan menghasilkan bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid.
  • Pengucapan Kata
    Selain huruf, pengucapan kata juga harus diperhatikan. Kata-kata dalam surat tarawih harus diucapkan dengan jelas dan tidak terburu-buru. Pengucapan kata yang tepat akan memudahkan pendengar untuk memahami makna dari surat yang dibaca.
  • Intonasi
    Intonasi dalam membaca surat tarawih juga perlu diperhatikan. Intonasi yang tepat akan membuat bacaan menjadi lebih hidup dan bermakna. Intonasi yang tepat juga dapat membantu pendengar untuk memahami maksud dan tujuan dari surat yang dibaca.
  • Volume Suara
    Volume suara dalam membaca surat tarawih harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Jika tempat ibadah berukuran kecil, maka volume suara dapat dikecilkan. Namun, jika tempat ibadah berukuran besar, maka volume suara dapat dinaikkan agar bacaan dapat didengar dengan jelas oleh semua jamaah.

Dengan memperhatikan aspek lafal dalam membaca surat tarawih, kita dapat menghasilkan bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid, mudah dipahami, dan memiliki nilai ibadah yang tinggi. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa berusaha untuk membaca surat tarawih dengan lafal yang baik dan benar.

Niat

Niat merupakan salah satu aspek penting dalam ibadah, termasuk dalam membaca surat tarawih. Niat yang ikhlas karena Allah SWT akan membuat ibadah kita menjadi lebih bernilai dan bermakna. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membaca surat tarawih dengan niat yang ikhlas, di antaranya:

  • Ikhlas karena Allah SWT
    Niat yang ikhlas artinya kita hanya mengharap ridha Allah SWT dalam membaca surat tarawih. Kita tidak boleh membaca surat tarawih untuk mendapatkan pujian atau pengakuan dari orang lain.
  • Mencari pahala
    Selain ikhlas karena Allah SWT, kita juga harus membaca surat tarawih dengan niat untuk mencari pahala. Pahala yang kita peroleh dari membaca surat tarawih akan menjadi bekal kita di akhirat nanti.
  • Menjalankan perintah Allah SWT
    Membaca surat tarawih merupakan salah satu perintah Allah SWT. Dengan membaca surat tarawih, kita berarti menjalankan perintah Allah SWT dan akan mendapatkan pahala.
  • Menambah keimanan dan ketakwaan
    Membaca surat tarawih dapat menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Dengan membaca surat tarawih, kita akan semakin memahami isi kandungan Al-Qur’an dan akan semakin dekat dengan Allah SWT.

Membaca surat tarawih dengan niat yang ikhlas akan membuat ibadah kita menjadi lebih bermakna dan bernilai. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa membaca surat tarawih dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT.

Pahala

Membaca surat tarawih merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Pahala yang didapat dari membaca surat tarawih juga sangat besar, sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadits. Berikut ini adalah beberapa aspek pahala yang dapat diperoleh dari membaca surat tarawih dengan baik dan benar:

  • Pengampunan dosa

    Membaca surat tarawih dapat menjadi salah satu cara untuk memohon ampunan dosa kepada Allah SWT. Setiap huruf yang dibaca dalam surat tarawih akan dibalas dengan pahala, dan pahala tersebut dapat menghapus dosa-dosa kita.

  • Peningkatan derajat

    Membaca surat tarawih juga dapat meningkatkan derajat kita di sisi Allah SWT. Semakin banyak surat tarawih yang dibaca, semakin besar pahala yang akan didapat, dan semakin tinggi pula derajat kita di sisi Allah SWT.

  • Kedekatan dengan Allah SWT

    Membaca surat tarawih juga dapat menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan membaca surat tarawih, kita akan lebih memahami isi kandungan Al-Qur’an dan akan semakin dekat dengan Allah SWT.

  • Pahala yang berlipat ganda

    Membaca surat tarawih pada bulan Ramadan juga akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Hal ini karena bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, sehingga pahala yang didapat dari ibadah-ibadah yang dilakukan during bulan Ramadan akan dilipatgandakan.

Dengan demikian, membaca surat tarawih dengan baik dan benar dapat menjadi salah satu cara untuk memperoleh pahala yang besar dan keberkahan dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa membaca surat tarawih dengan baik dan benar selama bulan Ramadan agar kita semua dapat memperoleh pahala dan keberkahan dari Allah SWT.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Bacaan Surat Tarawih

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang bacaan surat tarawih beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa saja syarat sah membaca surat tarawih?

Syarat sah membaca surat tarawih adalah suci dari hadas besar dan kecil, menghadap kiblat, dan membaca surat-surat Al-Qur’an dengan benar sesuai dengan tajwid.

Pertanyaan 2: Berapa jumlah rakaat salat tarawih?

Jumlah rakaat salat tarawih adalah 20 rakaat, yang dikerjakan dalam 10 salam. Namun, ada juga yang mengerjakan 8 rakaat atau 36 rakaat.

Pertanyaan 3: Surat apa saja yang dibaca dalam tarawih?

Surat-surat yang dibaca dalam tarawih biasanya surat-surat pendek dari juz Amma, seperti Surat An-Nas, Surat Al-Falaq, Surat Al-Ikhlas, dan Surat Al-Kafirun.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara membaca surat tarawih dengan baik dan benar?

Cara membaca surat tarawih dengan baik dan benar adalah dengan membaca dengan tartil (jelas dan tidak terburu-buru), memperhatikan tajwid, dan memahami makna dari surat yang dibaca.

Pertanyaan 5: Apa manfaat membaca surat tarawih?

Manfaat membaca surat tarawih antara lain dapat menambah pahala, mengampuni dosa, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pertanyaan 6: Kapan waktu terbaik untuk membaca surat tarawih?

Waktu terbaik untuk membaca surat tarawih adalah setelah salat Isya dan sebelum masuk waktu salat Subuh.

Demikianlah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang bacaan surat tarawih. Semoga dengan adanya FAQ ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang ibadah tarawih.

Selanjutnya, kita akan membahas tentang hukum membaca surat tarawih dan berbagai keutamaannya. Mari kita simak bersama dalam artikel selanjutnya.

Tips Membaca Surat Tarawih dengan Baik dan Benar

Membaca surat tarawih merupakan salah satu ibadah penting di bulan Ramadan. Untuk mendapatkan pahala yang optimal, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam membaca surat tarawih.

Tip 1: Kuasai Tajwid
Pelajari dan kuasai ilmu tajwid agar dapat membaca surat tarawih dengan pelafalan yang benar dan sesuai kaidah.

Tip 2: Perhatikan Makharijul Huruf
Setiap huruf dalam Al-Qur’an memiliki tempat keluarnya (makharijul huruf) yang berbeda. Pastikan untuk mengeluarkan huruf dari tempat keluarnya yang tepat.

Tip 3: Baca dengan Tartil
Bacalah surat tarawih dengan tartil, yaitu jelas, tidak terburu-buru, dan sesuai dengan kaidah tajwid. Hal ini akan membantu Anda memahami makna dari surat yang dibaca.

Tip 4: Perhatikan Waqaf dan Ibtida
Waqaf adalah berhenti sejenak dalam membaca Al-Qur’an. Perhatikan hukum waqaf dan ibtida (melanjutkan bacaan) agar tidak salah dalam memutus ayat.

Tip 5: Baca dengan Fasih
Latihlah membaca Al-Qur’an secara rutin agar fasih dan lancar dalam membaca surat tarawih.

Tip 6: Pahami Makna Surat
Sebelum membaca surat tarawih, luangkan waktu untuk memahami makna dari surat tersebut. Hal ini akan menambah kekhusyukan dan pahala dalam ibadah tarawih.

Tip 7: Berkonsentrasi dan Khusyuk
Fokuskan pikiran dan hati saat membaca surat tarawih. Hindari gangguan dan usahakan untuk khusyuk dalam beribadah.

Tip 8: Niatkan karena Allah SWT
Niatkan membaca surat tarawih semata-mata karena Allah SWT. Hal ini akan menjadikan ibadah tarawih lebih bernilai dan berpahala.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat membaca surat tarawih dengan baik dan benar, sehingga ibadah tarawih Anda menjadi lebih bermakna dan mendapatkan pahala yang optimal.

Tips-tips ini sangat penting untuk diperhatikan karena membaca surat tarawih merupakan bagian integral dari ibadah tarawih. Dengan membaca surat tarawih dengan baik dan benar, Anda dapat meningkatkan kualitas ibadah tarawih Anda dan meraih pahala yang berlimpah dari Allah SWT.

Kesimpulan

Membaca surat tarawih merupakan bagian penting dari ibadah tarawih. Terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam membaca surat tarawih, seperti tajwid, makarijul huruf, tartil, waqaf dan ibtida, fasih, memahami makna surat, berkonsentrasi dan khusyuk, serta niat karena Allah SWT. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, kita dapat membaca surat tarawih dengan baik dan benar, sehingga ibadah tarawih kita menjadi lebih bermakna dan berpahala.

Membaca surat tarawih memiliki banyak manfaat, di antaranya dapat menambah pahala, mengampuni dosa, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, membaca surat tarawih juga merupakan salah satu cara untuk mempelajari dan memahami Al-Qur’an. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa membaca surat tarawih dengan baik dan benar selama bulan Ramadan agar kita dapat memperoleh manfaat dan pahala yang besar dari Allah SWT.



Artikel Terkait

Bagikan:

Nur Jannah

Halo, Perkenalkan nama saya Nur. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..

Artikel Terbaru