Cara Sholat Tarawih

Nur Jannah


Cara Sholat Tarawih


Cara Sholat Tarawih: Panduan Lengkap dan Tata Cara yang Benar

Sholat Tarawih adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan. Ibadah ini memiliki banyak keutamaan dan manfaat, baik bagi jasmani maupun rohani. Selain itu, sholat tarawih juga memiliki sejarah panjang dalam perkembangan agama Islam.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai cara sholat tarawih, mulai dari niat, tata cara, hingga doa-doa yang dibaca. Selain itu, kita juga akan mengulas tentang keutamaan, manfaat, dan sejarah perkembangan sholat tarawih. Dengan memahami semua aspek tersebut, diharapkan kita dapat melaksanakan sholat tarawih dengan baik dan khusyuk, sehingga dapat meraih pahala dan keberkahan yang melimpah.

Cara Sholat Tarawih

Sholat Tarawih merupakan salah satu ibadah penting selama bulan Ramadhan. Pelaksanaannya memiliki banyak aspek penting yang perlu diperhatikan. Berikut adalah 10 aspek utama yang perlu dipahami:

  • Niat
  • Waktu
  • Tempat
  • Tata Cara
  • Jumlah Rakaat
  • Doa-Doa
  • Sunnah Tarawih
  • Keutamaan
  • Manfaat
  • Sejarah

Memahami aspek-aspek di atas sangat penting untuk melaksanakan sholat tarawih dengan baik dan benar. Dengan memahami niat, waktu, dan tempat yang tepat, maka sholat tarawih akan menjadi lebih bermakna. Selain itu, memahami tata cara, jumlah rakaat, dan doa-doa yang dibaca akan membantu kita melaksanakan sholat tarawih sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Tidak hanya itu, mengetahui sunnah-sunnah tarawih, keutamaan, manfaat, dan sejarahnya akan menambah kecintaan kita terhadap ibadah ini. Dengan begitu, kita dapat meraih pahala dan keberkahan yang melimpah dari Allah SWT.

Niat

Niat merupakan salah satu aspek terpenting dalam sholat, termasuk sholat tarawih. Niat adalah tujuan atau maksud yang ada di dalam hati ketika seseorang hendak melaksanakan ibadah. Dalam sholat tarawih, niat yang benar adalah diniatkan untuk melaksanakan sholat sunnah tarawih karena Allah SWT.

Niat menjadi penentu sah atau tidaknya sebuah ibadah. Sholat tarawih yang tidak diniatkan dengan benar, maka tidak akan dianggap sah dan tidak akan mendapatkan pahala. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan niat sebelum melaksanakan sholat tarawih. Niat yang benar akan membuat sholat tarawih menjadi lebih bermakna dan bernilai ibadah.

Dalam praktiknya, niat dalam sholat tarawih diucapkan dalam hati ketika takbiratul ihram. Niatnya adalah sebagai berikut: “Ushalli sunnatal tarawihi rak’ataini lillahi ta’ala” (Saya niat sholat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah SWT). Niat ini diucapkan dalam hati secara ikhlas dan penuh kesadaran.

Dengan memahami hubungan antara niat dan sholat tarawih, maka kita dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan benar. Niat yang benar akan menjadi landasan utama dalam melaksanakan sholat tarawih, sehingga dapat meraih pahala dan keberkahan dari Allah SWT.

Waktu

Waktu merupakan salah satu aspek penting dalam sholat tarawih. Pelaksanaan sholat tarawih memiliki waktu tertentu yang telah ditentukan, yaitu pada malam hari setelah sholat Isya hingga menjelang waktu sholat Subuh. Waktu ini didasarkan pada hadits-hadits Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan umatnya untuk melaksanakan sholat tarawih pada malam hari.

Waktu pelaksanaan sholat tarawih yang tepat akan mempengaruhi keabsahan dan keutamaan ibadah tersebut. Sholat tarawih yang dilaksanakan di luar waktu yang ditentukan, maka tidak dianggap sah dan tidak akan mendapatkan pahala yang sempurna. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan waktu pelaksanaan sholat tarawih agar ibadah yang kita lakukan dapat diterima oleh Allah SWT.

Dalam praktiknya, waktu pelaksanaan sholat tarawih dapat bervariasi tergantung pada kondisi dan kebiasaan masing-masing daerah. Namun, secara umum, sholat tarawih dilaksanakan setelah sholat Isya dan berakhir sebelum waktu sholat Subuh. Waktu pelaksanaan ini memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk melaksanakan sholat tarawih dengan tenang dan khusyuk, serta dapat mempersiapkan diri untuk melaksanakan sholat Subuh tepat waktu.

Tempat

Tempat merupakan salah satu aspek penting dalam sholat tarawih yang perlu diperhatikan. Pelaksanaan sholat tarawih dapat dilakukan di berbagai tempat, baik di masjid, musholla, rumah, atau tempat lain yang memenuhi syarat. Pemilihan tempat yang tepat akan mempengaruhi kenyamanan dan kekhusyukan dalam melaksanakan ibadah sholat tarawih.

  • Masjid atau Musholla
    Masjid atau musholla merupakan tempat yang paling utama untuk melaksanakan sholat tarawih. Selain karena tempatnya yang bersih dan suci, masjid atau musholla juga merupakan tempat berkumpulnya umat Islam untuk beribadah bersama. Dengan melaksanakan sholat tarawih di masjid atau musholla, kita dapat merasakan kebersamaan dan persaudaraan dengan sesama umat Islam.
  • Rumah
    Bagi yang kesulitan untuk melaksanakan sholat tarawih di masjid atau musholla, maka dapat melaksanakannya di rumah. Sholat tarawih di rumah juga tetap sah dan mendapatkan pahala, asalkan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Pastikan tempat yang digunakan untuk sholat tarawih di rumah bersih, tenang, dan tidak terganggu oleh aktivitas lain.
  • Tempat Lain yang Memenuhi Syarat
    Selain masjid, musholla, dan rumah, sholat tarawih juga dapat dilaksanakan di tempat lain yang memenuhi syarat. Misalnya, di kantor, sekolah, atau tempat umum lainnya yang bersih dan suci. Namun, perlu diperhatikan bahwa tempat tersebut harus bebas dari najis dan gangguan yang dapat mengurangi kekhusyukan dalam beribadah.

Pemilihan tempat yang tepat untuk melaksanakan sholat tarawih akan sangat mempengaruhi kenyamanan dan kekhusyukan kita dalam beribadah. Dengan memilih tempat yang sesuai, kita dapat lebih fokus dan khusyuk dalam melaksanakan sholat tarawih, sehingga dapat meraih pahala dan keberkahan yang melimpah dari Allah SWT.

Tata Cara

Dalam sholat tarawih, tata cara pelaksanaannya memiliki peranan yang sangat penting. Tata cara yang dimaksud meliputi urutan gerakan, bacaan, dan doa-doa yang dibaca selama sholat tarawih. Tata cara ini menjadi pedoman bagi umat Islam untuk melaksanakan sholat tarawih dengan benar dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Tanpa adanya tata cara yang jelas, sholat tarawih dapat dilaksanakan dengan berbagai cara yang berbeda-beda. Hal ini dapat menyebabkan kekacauan dan mengurangi kekhusyukan dalam beribadah. Oleh karena itu, tata cara sholat tarawih menjadi suatu pedoman yang sangat penting untuk diikuti oleh seluruh umat Islam.

Tata cara sholat tarawih dapat ditemukan dalam berbagai kitab fikih dan hadits. Tata cara ini telah dibakukan dan disepakati oleh para ulama, sehingga umat Islam dapat melaksanakan sholat tarawih dengan benar dan sesuai dengan tuntunan agama. Dengan mengikuti tata cara yang benar, sholat tarawih akan menjadi lebih bermakna dan bernilai ibadah.

Jumlah Rakaat

Jumlah rakaat merupakan salah satu aspek penting dalam sholat tarawih. Jumlah rakaat sholat tarawih telah ditentukan dalam agama Islam, yaitu sebanyak 20 rakaat. Jumlah rakaat ini telah disepakati oleh para ulama berdasarkan hadits-hadits Nabi Muhammad SAW dan praktik yang dilakukan oleh beliau.

Jumlah rakaat sholat tarawih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tata cara pelaksanaannya. Sholat tarawih dilaksanakan dengan cara dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu 2 rakaat untuk setiap bagiannya. Setiap 2 rakaat tersebut dipisahkan dengan salam, sehingga secara keseluruhan sholat tarawih terdiri dari 10 salam.

Memahami jumlah rakaat sholat tarawih sangat penting untuk melaksanakan ibadah ini dengan benar dan sesuai tuntunan agama. Dengan mengetahui jumlah rakaat yang tepat, kita dapat melaksanakan sholat tarawih dengan tertib dan khusyuk. Selain itu, memahami jumlah rakaat juga akan membantu kita untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental dalam melaksanakan ibadah ini.

Doa-Doa

Doa-doa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari cara sholat tarawih. Doa-doa ini dipanjatkan pada waktu-waktu tertentu selama sholat, seperti pada saat rukuk, sujud, dan setelah salam. Doa-doa ini memiliki peran yang sangat penting dalam sholat tarawih, karena doa-doa inilah yang menjadi sarana bagi kita untuk berkomunikasi dengan Allah SWT dan memohon segala kebaikan kepada-Nya.

Salah satu doa yang paling terkenal dan sering dibaca dalam sholat tarawih adalah doa Qunut. Doa ini dipanjatkan pada rakaat terakhir sholat witir. Doa Qunut berisi permohonan kepada Allah SWT untuk memberikan perlindungan, ampunan, dan pertolongan kepada kita. Selain doa Qunut, terdapat juga doa-doa lainnya yang bisa dibaca dalam sholat tarawih, seperti doa Iftitah, doa Tahiyatul Masjid, dan doa setelah salam.

Membaca doa-doa dalam sholat tarawih memiliki banyak manfaat. Selain sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan Allah SWT, doa-doa ini juga dapat membantu kita untuk lebih khusyuk dan fokus dalam sholat. Dengan memanjatkan doa-doa, kita juga dapat memperkuat hubungan spiritual kita dengan Allah SWT. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi kita untuk membaca doa-doa dengan baik dan benar dalam sholat tarawih.

Sunnah Tarawih

Sunnah Tarawih adalah amalan sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Sunnah Tarawih memiliki hubungan yang erat dengan cara sholat tarawih, karena Sunnah Tarawih merupakan salah satu komponen penting dalam pelaksanaan sholat tarawih. Tanpa adanya Sunnah Tarawih, maka sholat tarawih tidak dapat dilaksanakan dengan sempurna.

Sunnah Tarawih dilaksanakan dengan cara sholat witir, yaitu sholat yang terdiri dari ganjil rakaat. Jumlah rakaat Sunnah Tarawih adalah 2 rakaat, dan dilaksanakan setelah sholat Isya. Sunnah Tarawih biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau musholla, namun juga dapat dilaksanakan secara sendirian di rumah. Salah satu amalan Sunnah Tarawih yang terkenal adalah membaca doa Qunut pada rakaat terakhir.

Memahami hubungan antara Sunnah Tarawih dan cara sholat tarawih sangat penting untuk melaksanakan ibadah ini dengan benar dan sesuai tuntunan agama. Dengan melaksanakan Sunnah Tarawih, kita dapat memperoleh pahala yang besar dan juga dapat meningkatkan kekhusyukan dalam sholat tarawih. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk melaksanakan Sunnah Tarawih selama bulan Ramadhan.

Keutamaan

Keutamaan merupakan aspek yang tidak dapat dipisahkan dari cara sholat tarawih. Sholat tarawih memiliki keutamaan yang sangat besar, sehingga sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh seluruh umat Islam pada bulan Ramadhan. Keutamaan-keutamaan tersebut antara lain:

  • Penghapus Dosa
    Sholat tarawih dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang melaksanakan sholat tarawih karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Mendapat Pahala yang Berlipat Ganda
    Pahala sholat tarawih sangat besar, bahkan lebih besar dari sholat sunnah lainnya. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang melaksanakan sholat tarawih pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakan ibadah selama setahun penuh.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
  • Mendapat Syafaat Rasulullah SAW
    Salah satu keutamaan sholat tarawih adalah dapat memperoleh syafaat dari Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda, “Aku akan menjadi saksi atau pemberi syafaat bagi orang yang melaksanakan sholat tarawih pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
  • Menjadi Hamba yang Bertakwa
    Sholat tarawih dapat menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan sholat tarawih, seorang hamba dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kualitas ibadahnya.

Dengan memahami keutamaan-keutamaan sholat tarawih, diharapkan kita semakin semangat dan istiqomah dalam melaksanakannya. Semoga kita semua dapat meraih keutamaan-keutamaan tersebut dan menjadi hamba-hamba Allah SWT yang bertaqwa.

Manfaat

Sholat tarawih bukan hanya ibadah yang memiliki keutamaan besar, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi pelakunya. Manfaat-manfaat tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Meningkatkan Ketakwaan
    Sholat tarawih dapat meningkatkan ketakwaan seseorang kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan sholat tarawih, seorang hamba dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kualitas ibadahnya.
  • Menghapus Dosa
    Sholat tarawih dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang melaksanakan sholat tarawih karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Menjadi Hamba yang Lebih Bersabar
    Sholat tarawih mengajarkan kesabaran, karena dilaksanakan pada malam hari dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Dengan melaksanakan sholat tarawih, seorang hamba dapat melatih kesabarannya dan menjadi pribadi yang lebih baik.
  • Menjalin Ukhuwah Islamiyah
    Sholat tarawih biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau musholla. Hal ini dapat menjadi sarana untuk menjalin ukhuwah islamiyah antar sesama umat Islam.

Selain manfaat-manfaat di atas, sholat tarawih juga memiliki manfaat kesehatan, seperti dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan stres, dan meningkatkan kualitas tidur. Dengan melaksanakan sholat tarawih secara rutin, seorang hamba dapat memperoleh manfaat yang besar, baik dari segi spiritual maupun fisik.

Sejarah

Sejarah memiliki hubungan yang sangat erat dengan cara sholat tarawih. Cara sholat tarawih yang kita laksanakan saat ini merupakan hasil dari perkembangan dan penyempurnaan yang panjang sepanjang sejarah Islam. Sejarah mencatat bahwa sholat tarawih pertama kali dilaksanakan pada zaman Khalifah Umar bin Khattab. Pada saat itu, Umar bin Khattab melihat banyaknya umat Islam yang melaksanakan sholat sunnah pada malam hari selama bulan Ramadhan. Beliau kemudian mengumpulkan mereka dan menyatukan sholat sunnah tersebut menjadi 20 rakaat, yang kemudian dikenal sebagai sholat tarawih.

Seiring berjalannya waktu, cara sholat tarawih terus mengalami penyempurnaan. Pada masa Khalifah Utsman bin Affan, sholat tarawih mulai dilaksanakan secara berjamaah di masjid. Pada masa Khalifah Ali bin Abi Thalib, sholat tarawih mulai ditambahkan dengan bacaan doa Qunut. Dan pada masa-masa berikutnya, para ulama terus mengembangkan dan menyempurnakan tata cara sholat tarawih hingga menjadi seperti yang kita laksanakan saat ini.

Memahami sejarah sholat tarawih sangat penting bagi kita untuk memahami makna dan nilai ibadah ini. Sejarah menunjukkan bahwa sholat tarawih merupakan ibadah yang telah dipraktikkan oleh umat Islam sejak zaman sahabat Nabi Muhammad SAW. Ibadah ini telah mengalami perkembangan dan penyempurnaan yang panjang, dan telah menjadi bagian penting dari ibadah bulan Ramadhan. Dengan memahami sejarah sholat tarawih, kita dapat lebih mengapresiasi ibadah ini dan melaksanakannya dengan lebih baik.

Tanya Jawab tentang Cara Sholat Tarawih

Tanya jawab ini dibuat untuk membantu umat Islam memahami cara sholat tarawih dengan benar. Pertanyaan dan jawaban yang disajikan meliputi aspek-aspek penting dalam sholat tarawih, seperti niat, waktu, tempat, tata cara, jumlah rakaat, dan lainnya.

Pertanyaan 1: Kapan waktu pelaksanaan sholat tarawih?

Sholat tarawih dilaksanakan pada malam hari setelah sholat Isya hingga menjelang waktu sholat Subuh.

Pertanyaan 2: Berapa jumlah rakaat sholat tarawih?

Sholat tarawih terdiri dari 20 rakaat, dibagi menjadi dua bagian, masing-masing terdiri dari 10 rakaat.

Pertanyaan 3: Di mana tempat yang paling utama untuk melaksanakan sholat tarawih?

Masjid atau musholla merupakan tempat yang paling utama untuk melaksanakan sholat tarawih.

Pertanyaan 4: Apa saja sunnah-sunnah yang dianjurkan dalam sholat tarawih?

Sunnah-sunnah dalam sholat tarawih antara lain membaca doa Qunut pada rakaat terakhir, membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas pada setiap rakaat, serta memperbanyak zikir dan doa.

Pertanyaan 5: Apa keutamaan sholat tarawih?

Keutamaan sholat tarawih antara lain dapat menghapus dosa, mendapatkan pahala yang berlipat ganda, mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW, dan menjadi hamba yang bertaqwa.

Pertanyaan 6: Apakah sholat tarawih wajib dilaksanakan?

Sholat tarawih hukumnya sunnah muakkad, sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, namun tidak wajib.

Tanya jawab ini memberikan gambaran umum tentang cara sholat tarawih dan menjawab beberapa pertanyaan umum yang mungkin muncul. Untuk memahami lebih dalam tentang sholat tarawih, disarankan untuk merujuk kepada kitab-kitab fikih yang terpercaya.

Pembahasan tentang sholat tarawih akan dilanjutkan pada bagian berikutnya, yang akan membahas tentang doa-doa yang dibaca dalam sholat tarawih.

Tips Cara Sholat Tarawih

Untuk mendapatkan pengalaman sholat tarawih yang lebih bermakna, simak tips-tips berikut ini:

Tip 1: Niatkan dengan Benar
Sebelum memulai sholat, niatkan dalam hati untuk melaksanakan sholat tarawih karena Allah SWT.

Tip 2: Bersihkan Diri
Pastikan untuk bersuci dengan berwudhu sebelum melaksanakan sholat tarawih.

Tip 3: Berpakaian yang Sopan
Gunakan pakaian yang bersih dan sopan saat sholat tarawih, baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Tip 4: Datang ke Masjid Tepat Waktu
Usahakan datang ke masjid tepat waktu agar tidak ketinggalan rakaat pertama sholat tarawih.

Tip 5: Ikuti Tata Cara dengan Benar
Ikuti tata cara sholat tarawih sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, seperti rukuk, sujud, dan membaca doa-doa yang dianjurkan.

Tip 6: Baca Doa dengan Khusyuk
Bacalah doa-doa yang dianjurkan dalam sholat tarawih dengan khusyuk dan penuh penghayatan.

Tip 7: Jaga Kekhusyukan
Hindari melakukan hal-hal yang dapat mengurangi kekhusyukan sholat tarawih, seperti berbicara atau bergerak berlebihan.

Tip 8: Berdoa dengan Sungguh-sungguh
Manfaatkan waktu sholat tarawih untuk memanjatkan doa-doa terbaik kepada Allah SWT.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, diharapkan kita dapat melaksanakan sholat tarawih dengan lebih baik dan khusyuk, sehingga dapat memperoleh pahala dan keberkahan yang melimpah dari Allah SWT.

Tips-tips ini menjadi bekal penting untuk kita dalam melaksanakan sholat tarawih selama bulan Ramadhan. Dengan memahami dan mengamalkan tips-tips ini, kita dapat mengoptimalkan ibadah kita dan meraih keutamaan yang terkandung dalam sholat tarawih.

Kesimpulan

Sholat tarawih merupakan salah satu ibadah penting selama bulan Ramadhan yang memiliki banyak keutamaan dan manfaat. Untuk melaksanakan sholat tarawih dengan baik dan benar, terdapat beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan, seperti niat, waktu, tempat, tata cara, jumlah rakaat, doa-doa, sunnah tarawih, keutamaan, manfaat, dan sejarahnya.

Memahami aspek-aspek tersebut sangat penting agar kita dapat melaksanakan sholat tarawih dengan khusyuk dan mendapatkan pahala yang berlimpah. Dengan melaksanakan sholat tarawih dengan baik, kita dapat meningkatkan ketakwaan, menghapus dosa, memperoleh syafaat Rasulullah SAW, dan menjadi hamba yang bertaqwa.



Artikel Terkait

Bagikan:

Nur Jannah

Halo, Perkenalkan nama saya Nur. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..

Artikel Terbaru