Aspek Penting Niat Sholat Tarawih yang Wajib Diperhatikan

Nur Jannah


Aspek Penting Niat Sholat Tarawih yang Wajib Diperhatikan

Niat sholat sunah tarawih adalah niat yang diucapkan ketika hendak menunaikan sholat sunah tarawih. Niat sholat sunah tarawih dapat diucapkan dalam hati atau dilafalkan dengan lisan. Misalnya, “Aku niat sholat sunah tarawih dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Sholat sunah tarawih memiliki banyak keutamaan dan manfaat, di antaranya dapat menghapus dosa-dosa kecil, meningkatkan ketakwaan, dan mendekatkan diri kepada Allah ta’ala. Sholat sunah tarawih juga memiliki sejarah yang panjang. Pada awalnya, sholat sunah tarawih dilakukan secara berjamaah di Masjid Nabawi pada zaman Khalifah Umar bin Khattab.

Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang niat sholat sunah tarawih, tata cara pelaksanaannya, serta keutamaan dan manfaatnya.

niat sholat sunah tarawih

Aspek-aspek niat sholat sunah tarawih sangat penting untuk dipahami agar sholat yang kita lakukan sah dan diterima oleh Allah ta’ala. Berikut adalah 10 aspek penting niat sholat sunah tarawih:

  • Ikhlas
  • Benar
  • Niat pada awal waktu
  • Sesuai dengan sunnah
  • Dilafalkan dengan lisan atau hati
  • Tidak ada keraguan
  • Tidak ada syarat
  • Tidak ada tujuan duniawi
  • Niat untuk mendekatkan diri kepada Allah
  • Niat untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW

Dengan memahami aspek-aspek niat sholat sunah tarawih ini, kita dapat lebih khusyuk dan fokus dalam melaksanakan sholat sunah tarawih. Insya Allah, sholat sunah tarawih yang kita lakukan akan lebih bermakna dan diterima oleh Allah ta’ala.

Ikhlas

Ikhlas merupakan salah satu aspek terpenting dalam niat sholat sunah tarawih. Ikhlas artinya melakukan sesuatu semata-mata karena Allah ta’ala, tanpa mengharapkan imbalan atau pujian dari manusia. Ikhlas menjadi landasan utama dalam beribadah, termasuk dalam sholat sunah tarawih.

Niat sholat sunah tarawih yang ikhlas akan membuat sholat kita lebih bermakna dan diterima oleh Allah ta’ala. Sebaliknya, jika niat kita tidak ikhlas, maka sholat kita bisa menjadi sia-sia. Misalnya, jika kita sholat sunah tarawih hanya untuk mendapatkan pujian dari orang lain, maka sholat kita tidak akan bernilai di sisi Allah ta’ala.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga keikhlasan kita dalam beribadah, termasuk dalam sholat sunah tarawih. Kita harus senantiasa niat karena Allah ta’ala, dan tidak terpengaruh oleh hal-hal duniawi. Dengan menjaga keikhlasan, insya Allah sholat sunah tarawih kita akan lebih bermakna dan diterima oleh Allah ta’ala.

Benar

Benar dalam niat sholat sunah tarawih artinya sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Dalam hal ini, benar mencakup dua aspek, yaitu benar dalam bacaan niat dan benar dalam tata cara pelaksanaannya. Bacaan niat sholat sunah tarawih yang benar adalah “Usholli sunnatan tarowiha rak’ataini lillahi ta’ala.” Tata cara pelaksanaan sholat sunah tarawih yang benar adalah dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW, yaitu dengan melaksanakan sholat sebanyak 20 rakaat, dengan 2 rakaat salam.

Benar dalam niat sholat sunah tarawih sangat penting karena akan mempengaruhi sah atau tidaknya sholat yang kita lakukan. Jika niat kita tidak benar, maka sholat kita bisa menjadi tidak sah. Misalnya, jika kita membaca niat sholat sunah tarawih dengan bacaan yang salah, maka sholat kita bisa menjadi tidak sah. Demikian juga jika kita melaksanakan sholat sunah tarawih dengan tata cara yang salah, maka sholat kita bisa menjadi tidak sah.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memastikan bahwa niat sholat sunah tarawih kita benar, baik dari segi bacaan niat maupun tata cara pelaksanaannya. Dengan memastikan niat kita benar, insya Allah sholat sunah tarawih yang kita lakukan akan sah dan diterima oleh Allah ta’ala.

Niat pada awal waktu

Niat pada awal waktu merupakan salah satu aspek penting dalam niat sholat sunah tarawih. Niat pada awal waktu artinya berniat untuk melaksanakan sholat sunah tarawih pada awal waktu pelaksanaannya. Waktu pelaksanaan sholat sunah tarawih dimulai sejak terbenamnya matahari hingga terbitnya fajar.

Niat pada awal waktu sangat penting karena akan mempengaruhi keutamaan sholat sunah tarawih yang kita lakukan. Sholat sunah tarawih yang dilaksanakan pada awal waktu akan lebih utama dibandingkan dengan sholat sunah tarawih yang dilaksanakan pada akhir waktu.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi kita untuk melaksanakan sholat sunah tarawih pada awal waktu. Dengan melaksanakan sholat sunah tarawih pada awal waktu, insya Allah kita akan mendapatkan keutamaan yang lebih besar dan pahala yang lebih banyak.

Sesuai dengan sunnah

Aspek “Sesuai dengan sunnah” dalam niat sholat sunah tarawih sangat penting karena sholat sunah tarawih merupakan ibadah yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW. Oleh karena itu, dalam melaksanakan sholat sunah tarawih, kita harus mengikuti tuntunan Rasulullah SAW, baik dari segi bacaan niat, tata cara pelaksanaan, maupun waktu pelaksanaannya.

  • Bacaan niat
    Bacaan niat sholat sunah tarawih yang sesuai dengan sunnah adalah “Usholli sunnatan tarowiha rak’ataini lillahi ta’ala.” Bacaan niat ini dibaca pada awal waktu pelaksanaan sholat sunah tarawih.
  • Tata cara pelaksanaan
    Tata cara pelaksanaan sholat sunah tarawih yang sesuai dengan sunnah adalah dengan melaksanakan sholat sebanyak 20 rakaat, dengan 2 rakaat salam. Setiap 2 rakaat salam diakhiri dengan membaca doa qunut.
  • Waktu pelaksanaan
    Waktu pelaksanaan sholat sunah tarawih yang sesuai dengan sunnah adalah setelah sholat Isya hingga terbitnya fajar. Waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat sunah tarawih adalah pada sepertiga malam terakhir.
  • Tempat pelaksanaan
    Tempat pelaksanaan sholat sunah tarawih yang sesuai dengan sunnah adalah di masjid atau musholla. Namun, sholat sunah tarawih juga bisa dilaksanakan di rumah jika ada udzur syar’i.

Dengan melaksanakan sholat sunah tarawih sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW, insya Allah sholat sunah tarawih yang kita lakukan akan lebih bermakna dan diterima oleh Allah ta’ala.

Dilafalkan dengan lisan atau hati

Dalam niat sholat sunah tarawih, dilafalkan dengan lisan atau hati merupakan salah satu aspek yang penting. Sebab, niat merupakan syarat sah sholat, termasuk sholat sunah tarawih. Niat sendiri adalah keinginan dalam hati untuk melakukan suatu ibadah, dalam hal ini sholat sunah tarawih.

Niat sholat sunah tarawih dapat dilafalkan dengan lisan atau cukup di dalam hati. Jika dilafalkan dengan lisan, maka lafal niatnya adalah “Usholli sunnatan tarowiha rak’ataini lillahi ta’ala.” Namun, jika diniatkan dalam hati, maka cukup membayangkan dalam hati bahwa akan melaksanakan sholat sunah tarawih.

Kedua cara tersebut, baik dilafalkan dengan lisan atau di dalam hati, sama-sama sah dan diterima. Namun, disunnahkan untuk melafalkan niat dengan lisan, karena lebih jelas dan lebih dapat membantu untuk fokus dalam sholat.

Tidak Ada Keraguan

Dalam konteks niat sholat sunah tarawih, tidak ada keraguan merupakan suatu aspek penting yang perlu diperhatikan. Sebab, niat yang ragu-ragu dapat membatalkan sholat, termasuk sholat sunah tarawih. Oleh karena itu, kita perlu memastikan bahwa niat kita untuk melaksanakan sholat sunah tarawih benar-benar mantap dan tidak ada keraguan sedikit pun.

  • Keyakinan
    Tidak ada keraguan artinya kita yakin bahwa kita akan melaksanakan sholat sunah tarawih. Kita tidak ragu-ragu dengan jumlah rakaat, waktu pelaksanaan, maupun tata cara pelaksanaannya.
  • Konsistensi
    Tidak ada keraguan juga berarti kita konsisten dengan niat kita. Kita tidak ragu-ragu untuk melaksanakan sholat sunah tarawih, meskipun kita sedang sibuk atau capek. Kita tetap istiqomah untuk melaksanakan sholat sunah tarawih setiap malam.
  • Keteguhan
    Tidak ada keraguan juga berarti kita teguh dengan niat kita. Kita tidak terpengaruh oleh godaan atau bisikan setan yang ingin membatalkan niat kita untuk melaksanakan sholat sunah tarawih.
  • Kekhusyuan
    Tidak ada keraguan juga dapat membantu kita untuk lebih khusyuk dalam melaksanakan sholat sunah tarawih. Ketika kita yakin dan tidak ragu-ragu dengan niat kita, kita dapat lebih fokus dan konsentrasi dalam sholat kita.

Dengan memastikan bahwa niat kita untuk melaksanakan sholat sunah tarawih tidak ada keraguan, insya Allah sholat sunah tarawih yang kita lakukan akan lebih sah dan diterima oleh Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita selalu berusaha untuk menanamkan keyakinan, konsistensi, keteguhan, dan kekhusyuan dalam niat kita untuk melaksanakan sholat sunah tarawih.

Tidak ada syarat

Dalam konteks niat sholat sunah tarawih, “Tidak ada syarat” merupakan sebuah aspek penting yang perlu dipahami. Ini berarti bahwa niat sholat sunah tarawih tidak boleh dicampuri dengan syarat-syarat tertentu, karena dapat membatalkan sholat. Berikut adalah beberapa penjelasan lebih rinci tentang aspek “Tidak ada syarat” dalam niat sholat sunah tarawih:

  • Murni karena Allah
    Niat sholat sunah tarawih harus murni karena Allah SWT, tanpa mengharapkan imbalan atau pujian dari manusia. Jika niat dicampuri dengan tujuan duniawi, maka sholat tersebut tidak sah.
  • Tidak dibatasi waktu
    Niat sholat sunah tarawih tidak boleh dibatasi oleh waktu tertentu. Artinya, kita bisa melaksanakan sholat sunah tarawih kapan saja selama masih dalam waktu pelaksanaan, yaitu antara terbenam matahari hingga terbit fajar.
  • Tidak disyaratkan tempat tertentu
    Sholat sunah tarawih dapat dilaksanakan di mana saja, baik di masjid, musholla, maupun di rumah. Tidak ada syarat khusus mengenai tempat pelaksanaan sholat sunah tarawih.
  • Tidak perlu berjamaah
    Sholat sunah tarawih boleh dilaksanakan secara berjamaah maupun sendirian. Tidak ada syarat untuk harus berjamaah dalam melaksanakan sholat sunah tarawih.

Dengan memahami aspek “Tidak ada syarat” dalam niat sholat sunah tarawih, kita dapat lebih khusyuk dan fokus dalam melaksanakan ibadah ini. Kita tidak perlu terbebani oleh syarat-syarat tertentu yang dapat membatalkan sholat kita. Semoga Allah SWT menerima ibadah sholat sunah tarawih kita dan memberikan pahala yang berlimpah.

Tidak ada tujuan duniawi

Dalam konteks niat sholat sunah tarawih, aspek “Tidak ada tujuan duniawi” menjadi sangat penting untuk dipahami, karena dapat memengaruhi keabsahan dan kualitas ibadah kita. Berikut adalah beberapa aspek terkait “Tidak ada tujuan duniawi” yang perlu kita dalami:

  • Ikhlas
    Niat sholat sunah tarawih harus ikhlas karena Allah SWT, tanpa mengharapkan imbalan atau pujian dari manusia. Jika kita melaksanakan sholat sunah tarawih dengan tujuan untuk mendapatkan pengakuan atau pujian, maka sholat kita tidak sah.
  • Menghindari riya
    Riya adalah sifat ingin dipuji atau dilihat orang lain dalam beribadah. Kita harus menghindari sifat riya dalam melaksanakan sholat sunah tarawih, karena dapat merusak pahala ibadah kita.
  • Mencari ridha Allah
    Tujuan utama dalam melaksanakan sholat sunah tarawih adalah untuk mencari ridha Allah SWT. Kita harus fokus pada penghambaan kita kepada Allah SWT, bukan pada hal-hal duniawi.
  • Menambah pahala
    Meskipun tidak boleh menjadi tujuan utama, melaksanakan sholat sunah tarawih dengan niat yang benar dapat menambah pahala kita di sisi Allah SWT. Pahala tersebut akan menjadi bekal kita di akhirat kelak.

Dengan memahami dan mengamalkan aspek “Tidak ada tujuan duniawi” dalam niat sholat sunah tarawih, kita dapat meningkatkan kualitas ibadah kita dan meraih pahala yang berlimpah dari Allah SWT. Marilah kita senantiasa menjaga niat kita tetap ikhlas dan fokus pada pengabdian kita kepada Allah SWT dalam setiap ibadah yang kita lakukan.

Niat untuk mendekatkan diri kepada Allah

Niat untuk mendekatkan diri kepada Allah merupakan salah satu aspek terpenting dalam niat sholat sunah tarawih. Sebab, tujuan utama ibadah sholat, termasuk sholat sunah tarawih, adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan niat yang benar, yaitu semata-mata mengharap ridha dan pahala dari Allah SWT, maka ibadah sholat sunah tarawih kita akan lebih bermakna dan diterima oleh-Nya.

Niat untuk mendekatkan diri kepada Allah juga memiliki pengaruh yang besar terhadap kualitas ibadah sholat sunah tarawih kita. Jika kita melaksanakan sholat sunah tarawih dengan niat yang benar, maka kita akan lebih fokus dan khusyuk dalam beribadah. Kita tidak akan mudah terganggu oleh hal-hal duniawi, seperti rasa lelah atau malas. Dengan demikian, ibadah sholat sunah tarawih kita akan lebih bernilai di sisi Allah SWT.

Selain itu, niat untuk mendekatkan diri kepada Allah juga akan mendorong kita untuk istiqomah dalam melaksanakan sholat sunah tarawih. Kita tidak akan mudah menyerah atau malas untuk melaksanakan sholat sunah tarawih, meskipun kita sedang sibuk atau capek. Sebab, kita yakin bahwa sholat sunah tarawih adalah salah satu cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih pahala yang berlimpah dari-Nya.

Niat untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW

Dalam konteks niat sholat sunah tarawih, niat untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW memegang peranan yang sangat penting. Dengan niat ini, kita bermaksud untuk melaksanakan sholat sunah tarawih sesuai dengan tuntunan dan ajaran yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Hal ini mencakup berbagai aspek, di antaranya:

  • Meneladani Rasulullah SAW
    Dengan niat ini, kita berusaha meneladani Rasulullah SAW dalam segala aspek ibadah, termasuk dalam melaksanakan sholat sunah tarawih. Kita mengikuti tata cara, jumlah rakaat, dan waktu pelaksanaan sholat sunah tarawih sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
  • Mengharapkan syafaat Rasulullah SAW
    Selain sebagai bentuk ketaatan, niat untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW juga didasari oleh harapan akan syafaat beliau di akhirat kelak. Kita percaya bahwa dengan mengikuti ajaran dan sunnah Rasulullah SAW, kita akan mendapatkan syafaatnya di hari pembalasan.
  • Menjaga kesatuan umat
    Dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam melaksanakan sholat sunah tarawih, kita juga turut menjaga kesatuan umat Islam. Sebab, Rasulullah SAW adalah panutan dan pemersatu bagi seluruh umat Islam.
  • Mendapatkan pahala yang berlimpah
    Pelaksanaan sholat sunah tarawih sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW berpotensi mendatangkan pahala yang berlimpah. Hal ini karena kita melaksanakan ibadah sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, yang merupakan kekasih Allah SWT.

Dengan memahami dan mengamalkan niat untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam sholat sunah tarawih, kita dapat meningkatkan kualitas ibadah kita dan memperoleh pahala yang berlimpah. Semoga kita semua dapat istiqomah dalam mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam segala aspek kehidupan, khususnya dalam ibadah sholat sunah tarawih.

Pertanyaan Umum tentang Niat Sholat Sunah Tarawih

Pertanyaan umum ini bertujuan untuk memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan mengenai niat sholat sunah tarawih. Pertanyaan-pertanyaan ini mencakup berbagai aspek niat sholat sunah tarawih, mulai dari pengertian hingga tata caranya.

Pertanyaan 1: Apa yang dimaksud dengan niat sholat sunah tarawih?

Niat sholat sunah tarawih adalah keinginan dalam hati untuk melaksanakan sholat sunah tarawih. Niat ini diucapkan secara lisan atau di dalam hati pada awal waktu pelaksanaan sholat sunah tarawih.

Pertanyaan 2: Bagaimana lafal niat sholat sunah tarawih?

Lafal niat sholat sunah tarawih adalah “Usholli sunnatan tarowiha rak’ataini lillahi ta’ala.” Artinya, “Aku niat sholat sunah tarawih dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Pertanyaan 3: Apakah niat sholat sunah tarawih harus diucapkan secara lisan?

Tidak harus. Niat sholat sunah tarawih dapat diucapkan secara lisan atau cukup di dalam hati. Namun, disunnahkan untuk melafalkan niat secara lisan karena lebih jelas dan lebih dapat membantu untuk fokus dalam sholat.

Pertanyaan 4: Kapan waktu pelaksanaan niat sholat sunah tarawih?

Niat sholat sunah tarawih diucapkan pada awal waktu pelaksanaan sholat sunah tarawih, yaitu setelah sholat Isya hingga terbitnya fajar.

Pertanyaan 5: Apakah niat sholat sunah tarawih harus benar?

Ya. Niat sholat sunah tarawih harus benar, baik dari segi bacaan niat maupun tata cara pelaksanaannya. Jika niat tidak benar, maka sholat sunah tarawih bisa menjadi tidak sah.

Pertanyaan 6: Apa saja hal yang membatalkan niat sholat sunah tarawih?

Beberapa hal yang dapat membatalkan niat sholat sunah tarawih antara lain:

  • Berbicara atau melakukan perbuatan lain yang tidak terkait dengan sholat
  • Keluar dari masjid atau tempat sholat
  • Meniatkan sholat untuk selain Allah ta’ala
  • Tertawa terbahak-bahak
  • Makan atau minum

Demikianlah beberapa pertanyaan umum tentang niat sholat sunah tarawih beserta jawabannya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pemahaman kita tentang niat sholat sunah tarawih. Selanjutnya, kita akan membahas lebih lanjut tentang tata cara pelaksanaan sholat sunah tarawih.

Tips Penting dalam Melaksanakan Sholat Sunnah Tarawih

Sebagai ibadah yang dianjurkan di bulan Ramadhan, sholat sunnah tarawih memiliki keutamaan dan manfaat yang besar. Untuk memperoleh keutamaan dan manfaat tersebut secara optimal, terdapat beberapa tips penting yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan sholat sunnah tarawih.

Tip 1: Pastikan niat yang benar
Niat yang benar merupakan syarat sah sholat sunnah tarawih. Niatkanlah sholat sunnah tarawih hanya karena Allah SWT, bukan karena tujuan duniawi seperti ingin dipuji atau dihormati orang lain.

Tip 2: Berjamaah di masjid
Sholat sunnah tarawih lebih utama dikerjakan secara berjamaah di masjid. Selain mendapatkan pahala berjamaah, sholat di masjid juga dapat menambah kekhusyukan dan semangat dalam beribadah.

Tip 3: Laksanakan secara lengkap
Sholat sunnah tarawih umumnya terdiri dari 8 atau 20 rakaat. Sebaiknya laksanakan sholat sunnah tarawih secara lengkap sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Tip 4: Perhatikan waktu pelaksanaan
Waktu pelaksanaan sholat sunnah tarawih adalah setelah sholat Isya hingga terbit fajar. Sebaiknya laksanakan sholat sunnah tarawih pada sepertiga malam terakhir, karena waktu tersebut merupakan waktu yang paling utama.

Tip 5: Bacaan surat yang tartil
Bacaan surat dalam sholat sunnah tarawih hendaknya dibaca dengan tartil dan jelas. Hal ini bertujuan untuk lebih meresapi makna dan kandungan ayat-ayat Al-Qur’an yang dibaca.

Tip 6: Perbanyak doa dan dzikir
Sholat sunnah tarawih merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak doa dan dzikir. Doakanlah kebaikan untuk diri sendiri, keluarga, dan kaum muslimin pada umumnya.

Tip 7: Jaga kekhusyukan
Sholat sunnah tarawih merupakan ibadah yang sangat dianjurkan untuk khusyuk dan fokus. Hindarilah hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan sholat, seperti berbicara atau melakukan gerakan yang tidak perlu.

Tip 8: Istikamah dalam melaksanakan
Sholat sunnah tarawih merupakan ibadah yang dianjurkan untuk dilaksanakan setiap malam selama bulan Ramadhan. Sebaiknya tetap istikamah dalam melaksanakan sholat sunnah tarawih, meskipun di malam-malam terakhir.

Dengan memperhatikan tips-tips tersebut, diharapkan pelaksanaan sholat sunnah tarawih kita dapat lebih optimal dan bermakna. Sholat sunnah tarawih yang berkualitas akan membawa banyak keutamaan dan manfaat, baik di dunia maupun di akhirat. Maka dari itu, marilah kita senantiasa menjaga kualitas sholat sunnah tarawih kita untuk meraih ganjaran pahala yang berlimpah dari Allah SWT.

Selanjutnya, kita akan membahas tentang keutamaan dan manfaat sholat sunnah tarawih, sehingga kita semakin termotivasi untuk melaksanakan ibadah ini dengan sebaik-baiknya.

Kesimpulan

Niat dalam sholat sunah tarawih sangat penting dan memiliki beberapa aspek yang perlu diperhatikan, seperti ikhlas, benar, niat pada awal waktu, sesuai dengan sunnah, dilafalkan dengan lisan atau hati, tidak ada keraguan, tidak ada syarat, tidak ada tujuan duniawi, niat untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan niat untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Aspek-aspek ini saling terkait dan berpengaruh terhadap keabsahan dan kualitas ibadah sholat sunah tarawih.

Dengan memahami dan mengamalkan niat yang benar dalam sholat sunah tarawih, kita dapat meningkatkan kekhusyukan, fokus, dan kualitas ibadah kita. Hal ini akan membawa pada penerimaan ibadah oleh Allah SWT dan tercapainya tujuan utama sholat sunah tarawih, yaitu untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa menjaga niat kita tetap ikhlas dan sesuai dengan tuntunan syariat dalam melaksanakan sholat sunah tarawih, sehingga ibadah kita dapat menjadi lebih bermakna dan bernilai di sisi Allah SWT.



Artikel Terkait

Bagikan:

Nur Jannah

Halo, Perkenalkan nama saya Nur. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..

Artikel Terbaru