Sebab Terjadinya Fathu Makkah

Nur Jannah


Sebab Terjadinya Fathu Makkah

Fathu Makkah adalah peristiwa pembebasan Kota Makkah dari kekuasaan kaum Quraisy oleh pasukan Muslim pada tahun 630 Masehi. Peristiwa ini merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam, karena menandai kemenangan umat Islam dan penyebaran agama Islam ke seluruh Jazirah Arab.

Fathu Makkah memiliki banyak makna dan manfaat bagi umat Islam, di antaranya adalah memperkuat posisi umat Islam di Jazirah Arab, membuka jalan bagi penyebaran Islam ke seluruh dunia, dan menjadi bukti nyata kekuatan dan kejayaan Islam.

Dalam artikel ini, kita akan membahas sebab-sebab terjadinya Fathu Makkah, dampaknya terhadap perkembangan Islam, dan bagaimana peristiwa ini menjadi titik balik dalam sejarah peradaban Islam.

Sebab-Sebab Terjadinya Fathu Makkah

Fathu Makkah merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Terdapat beberapa sebab yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa ini, antara lain:

  • Pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh kaum Quraisy
  • Persiapan matang pasukan Muslim
  • Dukungan dari kabilah-kabilah Arab
  • Strategi perang yang efektif
  • Kelemahan kaum Quraisy
  • Bantuan dari Allah SWT
  • Kepemimpinan Rasulullah SAW
  • Solidaritas umat Islam
  • Doa dan harapan umat Islam
  • Kehendak Allah SWT

Selain faktor-faktor tersebut, Fathu Makkah juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti kondisi sosial, politik, dan ekonomi di Jazirah Arab pada saat itu. Peristiwa ini menjadi titik balik dalam sejarah Islam dan memiliki dampak yang sangat besar bagi perkembangan agama Islam di seluruh dunia.

Pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh kaum Quraisy

Pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh kaum Quraisy merupakan salah satu sebab terjadinya Fathu Makkah. Perjanjian Hudaibiyah adalah perjanjian damai antara kaum Muslim dan kaum Quraisy yang ditandatangani pada tahun 628 Masehi. Perjanjian ini berisi beberapa kesepakatan, di antaranya adalah gencatan senjata selama 10 tahun, kaum Muslim diizinkan untuk melakukan ibadah haji pada tahun berikutnya, dan kaum Quraisy tidak akan menghalangi penyebaran Islam.

Namun, kaum Quraisy melanggar perjanjian ini dengan menyerang sekutu kaum Muslim, yaitu suku Khuza’ah. Hal ini membuat Rasulullah SAW dan kaum Muslim marah, sehingga mereka memutuskan untuk menaklukkan Makkah.

Pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh kaum Quraisy merupakan faktor penting yang menyebabkan terjadinya Fathu Makkah. Peristiwa ini menunjukkan bahwa kaum Quraisy tidak dapat dipercaya dan tidak mau menerima keberadaan kaum Muslim. Hal ini membuat kaum Muslim tidak memiliki pilihan lain selain menaklukkan Makkah untuk menegakkan keadilan dan melindungi diri mereka sendiri.

Persiapan matang pasukan Muslim

Persiapan matang pasukan Muslim merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan terjadinya Fathu Makkah. Pasukan Muslim telah mempersiapkan diri dengan baik, baik secara fisik maupun mental, untuk menghadapi kaum Quraisy.

  • Latihan militer
    Pasukan Muslim telah berlatih perang secara intensif untuk meningkatkan keterampilan dan kekompakan mereka.
  • Pengumpulan senjata
    Pasukan Muslim telah mengumpulkan senjata dan perbekalan perang yang cukup untuk menghadapi kaum Quraisy.
  • Pembentukan strategi
    Rasulullah SAW dan para sahabatnya telah menyusun strategi perang yang matang untuk menghadapi kaum Quraisy.
  • Dukungan dari kabilah-kabilah Arab
    Pasukan Muslim mendapat dukungan dari beberapa kabilah Arab yang bersekutu dengan mereka.

Persiapan matang pasukan Muslim membuat mereka memiliki keunggulan dalam menghadapi kaum Quraisy. Hal ini menjadi salah satu faktor penting yang menyebabkan terjadinya Fathu Makkah.

Dukungan dari kabilah-kabilah Arab

Dukungan dari kabilah-kabilah Arab merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan terjadinya Fathu Makkah. Rasulullah SAW berhasil menjalin hubungan baik dengan beberapa kabilah Arab, sehingga mereka bersedia membantu pasukan Muslim dalam menaklukkan Makkah.

  • Bantuan Militer
    Kabilah-kabilah Arab yang bersekutu dengan kaum Muslim memberikan bantuan militer, seperti pasukan, senjata, dan logistik.
  • Pemandu Jalan
    Kabilah-kabilah Arab yang mengenal medan sekitar Makkah bertugas sebagai pemandu jalan bagi pasukan Muslim.
  • Informasi Intelijen
    Kabilah-kabilah Arab memberikan informasi intelijen tentang kekuatan dan kelemahan kaum Quraisy kepada pasukan Muslim.
  • Dukungan Logistik
    Kabilah-kabilah Arab menyediakan makanan, minuman, dan perbekalan lainnya untuk pasukan Muslim.

Dukungan dari kabilah-kabilah Arab sangat membantu pasukan Muslim dalam menaklukkan Makkah. Hal ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW tidak hanya seorang pemimpin agama, tetapi juga seorang ahli strategi perang yang handal.

Strategi perang yang efektif

Strategi perang yang efektif merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan terjadinya Fathu Makkah. Rasulullah SAW dan para sahabatnya menyusun strategi perang yang matang untuk menghadapi kaum Quraisy. Strategi perang ini meliputi beberapa aspek, di antaranya:

Pertama, Rasulullah SAW membagi pasukan Muslim menjadi beberapa kelompok kecil yang masing-masing dipimpin oleh seorang komandan yang berpengalaman. Hal ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi dan pergerakan pasukan Muslim di medan perang.

Kedua, Rasulullah SAW memerintahkan pasukan Muslim untuk menyerang Makkah dari beberapa arah sekaligus. Hal ini bertujuan untuk mengecoh kaum Quraisy dan membuat mereka kesulitan untuk mempertahankan diri.

Ketiga, Rasulullah SAW memerintahkan pasukan Muslim untuk menggunakan taktik pengepungan. Hal ini bertujuan untuk melumpuhkan kekuatan kaum Quraisy dan memaksa mereka untuk menyerah.

Strategi perang yang efektif yang diterapkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya terbukti berhasil. Pasukan Muslim berhasil menaklukkan Makkah dengan sedikit korban jiwa. Fathu Makkah merupakan kemenangan besar bagi umat Islam dan menjadi titik balik dalam sejarah penyebaran agama Islam.

Kelemahan kaum Quraisy

Salah satu sebab terjadinya Fathu Makkah adalah kelemahan kaum Quraisy. Kaum Quraisy memang memiliki kekuatan militer yang cukup besar, tetapi mereka memiliki beberapa kelemahan yang membuat mereka mudah dikalahkan oleh pasukan Muslim.

Pertama, kaum Quraisy terpecah belah. Mereka terbagi menjadi beberapa kelompok yang saling bersaing dan tidak mau bekerja sama. Hal ini membuat mereka kesulitan untuk menyusun strategi perang yang efektif.

Kedua, kaum Quraisy tidak memiliki pemimpin yang kuat dan karismatik. Abu Sufyan, pemimpin kaum Quraisy, adalah seorang pemimpin yang lemah dan tidak mampu menyatukan kaum Quraisy.

Ketiga, kaum Quraisy tidak memiliki pengalaman dalam berperang melawan pasukan yang terlatih dan disiplin. Pasukan Muslim terdiri dari para sahabat Rasulullah SAW yang telah terlatih dengan baik dan memiliki semangat juang yang tinggi.

Kelemahan-kelemahan kaum Quraisy tersebut membuat mereka mudah dikalahkan oleh pasukan Muslim. Fathu Makkah merupakan bukti nyata bahwa kemenangan tidak selalu ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga oleh faktor-faktor lain, seperti persatuan, kepemimpinan, dan semangat juang.

Bantuan dari Allah SWT

Bantuan dari Allah SWT merupakan salah satu sebab terjadinya Fathu Makkah. Bantuan ini dapat berupa pertolongan langsung, seperti turunnya malaikat atau terjadinya peristiwa-peristiwa yang menguntungkan kaum Muslim, maupun pertolongan tidak langsung, seperti diberikannya kekuatan dan semangat kepada kaum Muslim.

  • Pertolongan Langsung

    Pertolongan langsung dari Allah SWT, seperti turunnya malaikat atau terjadinya peristiwa-peristiwa yang menguntungkan kaum Muslim, banyak terjadi dalam peristiwa Fathu Makkah. Misalnya, turunnya bala bantuan dari langit yang membuat kaum Quraisy ketakutan, atau terbelahnya bulan yang membuat kaum Quraisy semakin yakin akan kebenaran Islam.

  • Pertolongan Tidak Langsung

    Pertolongan tidak langsung dari Allah SWT, seperti diberikannya kekuatan dan semangat kepada kaum Muslim, juga sangat penting dalam peristiwa Fathu Makkah. Kaum Muslim diberikan kekuatan untuk menghadapi pasukan Quraisy yang jauh lebih besar, dan diberikan semangat untuk berjuang meskipun dalam kondisi yang sulit.

Bantuan dari Allah SWT merupakan faktor penting yang tidak dapat diabaikan dalam peristiwa Fathu Makkah. Bantuan ini membantu kaum Muslim untuk meraih kemenangan dan menyebarkan agama Islam ke seluruhJazirah Arab.

Kepemimpinan Rasulullah SAW

Kepemimpinan Rasulullah SAW merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan terjadinya Fathu Makkah. Rasulullah SAW adalah seorang pemimpin yang sangat efektif dan dihormati oleh para sahabatnya. Beliau mampu menyatukan umat Islam dan membimbing mereka meraih kemenangan.

  • Karisma dan Keteladanan

    Rasulullah SAW adalah sosok yang sangat karismatik dan menjadi teladan bagi para sahabatnya. Beliau selalu bersikap adil, bijaksana, dan penuh kasih sayang. Keteladanan beliau membuat para sahabatnya termotivasi untuk berjuang bersamanya.

  • Kemampuan Strategi

    Rasulullah SAW adalah seorang ahli strategi perang yang handal. Beliau mampu menyusun strategi yang matang dan efektif untuk menghadapi musuh-musuhnya. Dalam peristiwa Fathu Makkah, Rasulullah SAW membagi pasukan Muslim menjadi beberapa kelompok kecil dan menyerang Makkah dari beberapa arah sekaligus.

  • Diplomasi dan Negosiasi

    Rasulullah SAW juga seorang diplomat dan negosiator yang ulung. Beliau mampu menjalin hubungan baik dengan beberapa kabilah Arab dan mendapatkan dukungan mereka dalam peristiwa Fathu Makkah. Beliau juga mampu bernegosiasi dengan kaum Quraisy dan meyakinkan mereka untuk menyerah tanpa perlawanan.

  • Keberanian dan Keteguhan

    Rasulullah SAW adalah seorang pemimpin yang pemberani dan teguh pendirian. Beliau tidak pernah menyerah meskipun dalam kondisi yang sulit. Keberanian dan keteguhan beliau menginspirasi para sahabatnya untuk berjuang bersamanya hingga meraih kemenangan.

Kepemimpinan Rasulullah SAW sangat penting dalam peristiwa Fathu Makkah. Beliau mampu menyatukan umat Islam, menyusun strategi yang efektif, menjalin hubungan baik dengan kabilah-kabilah Arab, dan menginspirasi para sahabatnya untuk berjuang bersamanya. Hal ini membuat pasukan Muslim meraih kemenangan dan berhasil menaklukkan Makkah.

Solidaritas umat Islam

Solidaritas umat Islam merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan terjadinya Fathu Makkah. Solidaritas ini terwujud dalam berbagai bentuk, seperti saling membantu, mendukung, dan menguatkan satu sama lain. Ketika Rasulullah SAW dan kaum Muslim bersiap untuk menaklukkan Makkah, mereka mendapat dukungan penuh dari seluruh umat Islam di Madinah dan sekitarnya.

Solidaritas umat Islam ini sangat penting karena memberikan kekuatan dan semangat kepada pasukan Muslim. Mereka merasa bahwa mereka tidak berjuang sendirian, tetapi bersama-sama dengan seluruh umat Islam. Hal ini membuat mereka lebih berani dan percaya diri dalam menghadapi musuh-musuh mereka.

Selain itu, solidaritas umat Islam juga membuat kaum Quraisy menjadi gentar. Mereka melihat bahwa pasukan Muslim tidak hanya kuat secara militer, tetapi juga kuat secara persatuan dan kebersamaan. Hal ini membuat kaum Quraisy berpikir ulang untuk melawan pasukan Muslim dan akhirnya menyerah tanpa perlawanan.

Solidaritas umat Islam merupakan contoh nyata dari kekuatan persatuan dan kebersamaan. Ketika umat Islam bersatu dan saling mendukung, mereka dapat mengatasi segala kesulitan dan meraih kemenangan. Fathu Makkah adalah salah satu bukti nyata dari hal ini.

Doa dan harapan umat Islam

Doa dan harapan umat Islam merupakan salah satu sebab terjadinya Fathu Makkah. Umat Islam telah lama berdoa dan mengharapkan kemenangan dalam perjuangan mereka melawan kaum Quraisy. Doa dan harapan ini semakin kuat ketika Rasulullah SAW dan kaum Muslim bersiap untuk menaklukkan Makkah.

Doa dan harapan umat Islam sangat penting dalam peristiwa Fathu Makkah karena memberikan kekuatan spiritual kepada pasukan Muslim. Mereka yakin bahwa Allah SWT akan membantu mereka meraih kemenangan jika mereka berdoa dan berusaha dengan sungguh-sungguh. Keyakinan ini membuat mereka lebih berani dan percaya diri dalam menghadapi musuh-musuh mereka.

Selain itu, doa dan harapan umat Islam juga menjadi faktor psikologis yang penting. Ketika umat Islam berdoa dan berharap bersama-sama, mereka merasa bahwa mereka tidak berjuang sendirian. Mereka merasa bahwa seluruh umat Islam mendoakan dan mendukung mereka. Hal ini membuat mereka lebih semangat dan pantang menyerah.

Fathu Makkah merupakan bukti nyata bahwa doa dan harapan umat Islam dapat menjadi kekuatan yang luar biasa. Ketika umat Islam bersatu dalam doa dan harapan, mereka dapat mengatasi segala kesulitan dan meraih kemenangan.

Kehendak Allah SWT

Kehendak Allah SWT merupakan salah satu sebab terjadinya Fathu Makkah. Kehendak Allah SWT ini mencakup segala hal yang terjadi di alam semesta, termasuk kemenangan dan kekalahan dalam peperangan. Dalam peristiwa Fathu Makkah, kehendak Allah SWT terlihat jelas dari beberapa faktor berikut:

Pertama, kemenangan pasukan Muslim terjadi dengan izin dan pertolongan Allah SWT. Pasukan Muslim yang jumlahnya jauh lebih sedikit dari pasukan Quraisy, berhasil meraih kemenangan berkat pertolongan Allah SWT. Hal ini menunjukkan bahwa kemenangan tidak selalu ditentukan oleh kekuatan dan jumlah pasukan, tetapi juga oleh kehendak Allah SWT.

Kedua, kehendak Allah SWT juga terlihat dari terbukanya jalan bagi Rasulullah SAW dan pasukan Muslim untuk memasuki Makkah tanpa perlawanan berarti. Padahal, Makkah adalah kota yang sangat dijaga ketat oleh kaum Quraisy. Namun, dengan kehendak Allah SWT, pasukan Muslim berhasil memasuki Makkah dengan mudah dan aman.

Kehendak Allah SWT dalam peristiwa Fathu Makkah menjadi bukti bahwa Allah SWT selalu bersama orang-orang yang beriman dan berjuang di jalan-Nya. Kemenangan pasukan Muslim dalam peristiwa Fathu Makkah memberikan pelajaran penting bagi umat Islam untuk selalu bertawakal dan berserah diri kepada Allah SWT dalam setiap perjuangan dan usaha mereka.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Sebab Terjadinya Fathu Makkah

Bagian ini akan menjawab beberapa pertanyaan umum tentang sebab terjadinya Fathu Makkah. Pertanyaan-pertanyaan ini disusun berdasarkan aspek-aspek penting yang telah dibahas sebelumnya.

Pertanyaan 1: Apa saja faktor utama yang menyebabkan terjadinya Fathu Makkah?

Faktor utama yang menyebabkan terjadinya Fathu Makkah antara lain pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh kaum Quraisy, persiapan matang pasukan Muslim, dukungan dari kabilah-kabilah Arab, strategi perang yang efektif, kelemahan kaum Quraisy, bantuan dari Allah SWT, kepemimpinan Rasulullah SAW, solidaritas umat Islam, doa dan harapan umat Islam, serta kehendak Allah SWT.

Pertanyaan 2: Bagaimana peran Rasulullah SAW dalam peristiwa Fathu Makkah?

Rasulullah SAW memiliki peran yang sangat penting dalam peristiwa Fathu Makkah. Beliau adalah pemimpin pasukan Muslim, menyusun strategi perang, dan memotivasi para sahabat untuk berjuang. Kepemimpinan Rasulullah SAW menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kemenangan pasukan Muslim.

Pertanyaan 3: Mengapa kaum Quraisy mengalami kekalahan dalam peristiwa Fathu Makkah?

Kaum Quraisy mengalami kekalahan dalam peristiwa Fathu Makkah karena beberapa faktor, di antaranya adalah terpecah belahnya kaum Quraisy, tidak memiliki pemimpin yang kuat, tidak memiliki pengalaman dalam berperang melawan pasukan yang terlatih dan disiplin, serta bantuan dari Allah SWT yang diberikan kepada pasukan Muslim.

Pertanyaan 4: Apa dampak dari peristiwa Fathu Makkah bagi perkembangan Islam?

Peristiwa Fathu Makkah memiliki dampak yang sangat besar bagi perkembangan Islam. Kemenangan pasukan Muslim membuka jalan bagi penyebaran Islam ke seluruh Jazirah Arab dan sekitarnya. Makkah menjadi pusat pemerintahan Islam dan kiblat umat Islam di seluruh dunia.

Pertanyaan 5: Bagaimana peristiwa Fathu Makkah menunjukkan kehendak Allah SWT?

Peristiwa Fathu Makkah menunjukkan kehendak Allah SWT dari beberapa aspek, antara lain kemenangan pasukan Muslim yang jumlahnya jauh lebih sedikit dari pasukan Quraisy, terbukanya jalan bagi Rasulullah SAW dan pasukan Muslim untuk memasuki Makkah tanpa perlawanan berarti, dan peristiwa-peristiwa luar biasa yang terjadi selama peristiwa Fathu Makkah.

Pertanyaan 6: Apa pelajaran yang dapat dipetik dari peristiwa Fathu Makkah?

Peristiwa Fathu Makkah mengajarkan banyak pelajaran penting, antara lain pentingnya persatuan, kerja sama, doa, dan tawakal kepada Allah SWT. Kemenangan pasukan Muslim dalam peristiwa Fathu Makkah menjadi bukti bahwa dengan pertolongan Allah SWT, umat Islam dapat mengatasi segala kesulitan dan meraih kemenangan.

Pertanyaan-pertanyaan yang telah dijawab di atas memberikan gambaran tentang sebab terjadinya Fathu Makkah dan dampaknya bagi perkembangan Islam. Masih banyak aspek lain yang dapat dibahas lebih lanjut dalam artikel berikutnya.

Bagian selanjutnya: Dampak Fathu Makkah bagi Perkembangan Peradaban Islam

Tips Memahami Sebab Terjadinya Fathu Makkah

Bagian ini akan memberikan beberapa tips untuk memahami sebab terjadinya Fathu Makkah. Tips-tips ini akan membantu Anda mempelajari dan menganalisis peristiwa penting dalam sejarah Islam ini dengan lebih baik.

Tip 1: Pelajari konteks sejarah.

Untuk memahami sebab terjadinya Fathu Makkah, penting untuk mempelajari konteks sejarahnya. Hal ini meliputi memahami kondisi politik, sosial, dan ekonomi di Jazirah Arab pada masa itu, serta hubungan antara kaum Muslim dan kaum Quraisy.

Tip 2: Baca sumber sejarah yang kredibel.

Ada banyak sumber sejarah yang dapat memberikan informasi tentang Fathu Makkah. Pastikan untuk membaca sumber-sumber yang kredibel dan ditulis oleh sejarawan yang terkemuka.

Tip 3: Identifikasi faktor-faktor utama.

Terdapat banyak faktor yang menyebabkan terjadinya Fathu Makkah. Identifikasi faktor-faktor utama, seperti pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah, persiapan matang pasukan Muslim, dan dukungan dari kabilah-kabilah Arab.

Tip 4: Analisis peran Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW memiliki peran yang sangat penting dalam Fathu Makkah. Analisis kepemimpinan, strategi perang, dan motivasi beliau yang diberikan kepada para sahabat.

Tip 5: Pelajari dampak Fathu Makkah.

Fathu Makkah memiliki dampak yang sangat besar bagi perkembangan Islam. Pelajari dampak politik, sosial, dan budaya dari peristiwa ini.

Tip 6: Kunjungi situs sejarah.

Jika memungkinkan, kunjungi situs-situs sejarah yang terkait dengan Fathu Makkah, seperti Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Hal ini dapat membantu Anda memahami peristiwa ini dengan lebih baik.

Tip 7: Diskusikan dengan ahli.

Berdiskusilah dengan ahli sejarah atau ulama tentang Fathu Makkah. Mereka dapat memberikan wawasan dan perspektif tambahan yang dapat membantu Anda memahami peristiwa ini dengan lebih mendalam.

Tip 8: Renungkan makna Fathu Makkah.

Fathu Makkah adalah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Islam. Renungkan makna dan relevansinya bagi kehidupan Anda sendiri dan bagi umat Islam di seluruh dunia.

Kesimpulan

Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang sebab terjadinya Fathu Makkah. Peristiwa ini merupakan momen penting dalam sejarah Islam yang mengajarkan banyak pelajaran berharga tentang persatuan, kerja sama, dan pertolongan Allah SWT.

Transisi

Setelah memahami sebab terjadinya Fathu Makkah, selanjutnya kita akan membahas dampak dari peristiwa ini bagi perkembangan peradaban Islam.

Kesimpulan

Artikel ini telah membahas secara mendalam tentang sebab terjadinya Fathu Makkah. Kita telah mempelajari faktor-faktor utama yang menyebabkan kemenangan pasukan Muslim, termasuk pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah, persiapan matang pasukan Muslim, dukungan dari kabilah-kabilah Arab, strategi perang yang efektif, serta pertolongan Allah SWT.

Fathu Makkah merupakan peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Islam. Peristiwa ini menandai kemenangan umat Islam dan penyebaran agama Islam ke seluruh Jazirah Arab. Fathu Makkah juga menjadi bukti nyata kekuatan persatuan, kerja sama, dan pertolongan Allah SWT.

Kita dapat belajar banyak dari peristiwa Fathu Makkah. Peristiwa ini mengajarkan kita pentingnya persatuan, kerja sama, doa, dan tawakal kepada Allah SWT. Fathu Makkah juga mengajarkan kita bahwa dengan pertolongan Allah SWT, kita dapat mengatasi segala kesulitan dan meraih kemenangan.



Artikel Terkait

Bagikan:

Nur Jannah

Halo, Perkenalkan nama saya Nur. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..

Artikel Terbaru