5 Hikmah Zakat yang Wajib Diketahui

Nur Jannah


5 Hikmah Zakat yang Wajib Diketahui

Zakat merupakan salah satu ibadah wajib yang memiliki banyak hikmah. Hikmah zakat sangat dirasakan oleh orang-orang yang menunaikannya maupun masyarakat yang menerimanya. Salah satu hikmah zakat adalah untuk membersihkan jiwa dan harta. Zakat juga dapat meningkatkan ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Selain itu, zakat juga memiliki manfaat ekonomi. Zakat dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu tokoh sejarah yang sangat mementingkan zakat adalah Umar bin Khattab. Di masa kepemimpinannya, Umar bin Khattab mewajibkan zakat kepada seluruh umat Islam dan mendistribusikannya secara merata.

Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai hikmah-hikmah zakat serta manfaat dan sejarahnya. Semoga dengan memahami hikmah zakat, kita semakin termotivasi untuk menunaikannya.

Hikmah Zakat

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki banyak hikmah. Hikmah zakat tidak hanya dirasakan oleh orang yang menunaikannya, tetapi juga oleh masyarakat secara keseluruhan. Berikut adalah 8 hikmah zakat yang perlu dipahami:

  • Membersihkan jiwa dan harta
  • Meningkatkan ketakwaan
  • Menjaga kesucian harta
  • Memupuk sifat dermawan
  • Mengurangi kesenjangan sosial
  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  • Mencegah terjadinya penimbunan harta
  • Mempererat tali persaudaraan

Hikmah-hikmah zakat tersebut saling berkaitan dan membentuk suatu sistem yang utuh. Zakat tidak hanya bermanfaat bagi orang yang menerimanya, tetapi juga bagi orang yang menunaikannya dan masyarakat secara keseluruhan. Dengan memahami hikmah-hikmah zakat, diharapkan kita semakin termotivasi untuk menunaikan zakat sesuai dengan kemampuan kita.

Membersihkan jiwa dan harta

Membersihkan jiwa dan harta merupakan salah satu hikmah utama zakat yang sangat penting. Hal ini karena zakat dapat mensucikan jiwa dari sifat kikir dan tamak, serta membersihkan harta dari hak orang lain yang mungkin telah bercampur di dalamnya.

Ketika seseorang menunaikan zakat, ia telah memberikan sebagian hartanya kepada orang yang berhak menerimanya. Tindakan ini dapat melatih jiwa untuk menjadi lebih dermawan dan tidak terikat pada harta benda. Di samping itu, zakat juga dapat membersihkan harta dari hak orang lain yang mungkin telah bercampur di dalamnya, baik disengaja maupun tidak disengaja. Dengan demikian, harta yang dimiliki menjadi lebih berkah dan manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang.

Contoh nyata dari hikmah membersihkan jiwa dan harta melalui zakat dapat dilihat dalam kisah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW bernama Abu Bakar Ash-Shiddiq. Beliau adalah orang yang sangat dermawan dan selalu mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan dirinya sendiri. Ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, Abu Bakar Ash-Shiddiq tidak segan-segan menginfakkan seluruh hartanya untuk membantu perjuangan dakwah Rasulullah SAW. Tindakan Abu Bakar ini menunjukkan bahwa ia telah berhasil membersihkan jiwanya dari sifat kikir dan tamak, serta membersihkan hartanya dari hak orang lain.

Memahami hubungan antara membersihkan jiwa dan harta dengan hikmah zakat memiliki banyak manfaat praktis. Pertama, hal ini dapat memotivasi kita untuk menunaikan zakat dengan ikhlas dan penuh kesadaran. Kedua, hal ini dapat membantu kita untuk menggunakan harta benda yang kita miliki dengan lebih bijaksana dan tidak terjerumus dalam sikap kikir dan tamak. Ketiga, hal ini dapat mempererat hubungan kita dengan sesama manusia, karena zakat dapat membantu kita untuk berbagi rezeki dan membantu orang lain yang membutuhkan.

Meningkatkan ketakwaan

Zakat merupakan salah satu ibadah yang dapat meningkatkan ketakwaan seseorang kepada Allah SWT. Ketakwaan adalah sikap takut kepada Allah SWT dan selalu berusaha menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya. Dengan menunaikan zakat, seseorang telah menunjukkan rasa takutnya kepada Allah SWT dan ketaatannya dalam menjalankan perintah-Nya.

Selain itu, zakat juga dapat membantu seseorang untuk lebih bersyukur atas nikmat yang telah diterimanya. Ketika seseorang menunaikan zakat, ia akan menyadari bahwa harta yang dimilikinya tidak hanya miliknya sendiri, tetapi juga terdapat hak orang lain di dalamnya. Kesadaran ini dapat membuat seseorang menjadi lebih bersyukur atas nikmat yang telah diterimanya dan semakin termotivasi untuk berbuat kebaikan.

Meningkatkan ketakwaan merupakan salah satu hikmah utama zakat yang sangat penting. Dengan meningkatkan ketakwaan, seseorang akan menjadi lebih patuh dalam menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Selain itu, ketakwaan juga dapat membuat seseorang menjadi lebih bersyukur atas nikmat yang telah diterimanya dan semakin termotivasi untuk berbuat kebaikan. Dengan demikian, zakat dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang, baik di dunia maupun di akhirat.

Menjaga Kesucian Harta

Menjaga kesucian harta merupakan salah satu hikmah penting dari zakat. Harta yang suci adalah harta yang diperoleh melalui cara-cara yang halal dan tidak bercampur dengan hak orang lain. Dengan menunaikan zakat, seseorang dapat membersihkan hartanya dari segala bentuk kesyubhatan dan menjadikannya lebih berkah.

Menjaga kesucian harta memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan seseorang. Harta yang suci akan mendatangkan keberkahan dan manfaat yang banyak, baik di dunia maupun di akhirat. Sebaliknya, harta yang tidak suci dapat menjadi sumber masalah dan malapetaka.

Contoh nyata dari hikmah menjaga kesucian harta dapat dilihat dalam kisah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW bernama Abdurrahman bin Auf. Beliau adalah seorang pedagang kaya yang selalu menjaga kesucian hartanya. Abdurrahman bin Auf selalu berusaha memperoleh harta melalui cara-cara yang halal dan tidak pernah mengambil hak orang lain. Berkat kesucian hartanya, Abdurrahman bin Auf menjadi salah satu orang terkaya di Madinah dan hartanya selalu berkah.

Memahami hubungan antara menjaga kesucian harta dan zakat memiliki banyak manfaat praktis. Pertama, hal ini dapat memotivasi kita untuk menunaikan zakat dengan ikhlas dan penuh kesadaran. Kedua, hal ini dapat membantu kita untuk menggunakan harta benda yang kita miliki dengan lebih bijaksana dan tidak terjerumus dalam sikap kikir dan tamak. Ketiga, hal ini dapat mempererat hubungan kita dengan sesama manusia, karena zakat dapat membantu kita untuk berbagi rezeki dan membantu orang lain yang membutuhkan.

Memupuk Sifat Dermawan

Menunaikan zakat tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tetapi juga dapat memupuk sifat dermawan dalam diri kita. Sifat dermawan merupakan akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Orang yang dermawan selalu berusaha untuk memberikan bantuan kepada orang lain, baik berupa materi maupun non-materi.

Memupuk sifat dermawan merupakan salah satu hikmah penting dari zakat. Dengan menunaikan zakat, kita melatih diri untuk menjadi lebih peduli terhadap sesama dan tidak segan untuk berbagi rezeki yang kita miliki. Sifat dermawan yang terpupuk melalui zakat akan membawa banyak manfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Orang yang dermawan akan dicintai oleh Allah SWT dan dihormati oleh manusia. Selain itu, sifat dermawan juga dapat mempererat tali silaturahmi dan menciptakan kerukunan di masyarakat.

Contoh nyata dari hikmah memupuk sifat dermawan melalui zakat dapat dilihat dalam kisah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW bernama Abu Ubaidah bin al-Jarrah. Beliau adalah salah satu sahabat yang sangat dermawan dan selalu mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan dirinya sendiri. Abu Ubaidah bin al-Jarrah selalu berusaha untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, baik berupa materi maupun non-materi. Beliau bahkan pernah memberikan seluruh hartanya untuk membantu perjuangan dakwah Rasulullah SAW.

Memahami hubungan antara memupuk sifat dermawan dan zakat memiliki banyak manfaat praktis. Pertama, hal ini dapat memotivasi kita untuk menunaikan zakat dengan ikhlas dan penuh kesadaran. Kedua, hal ini dapat membantu kita untuk menggunakan harta benda yang kita miliki dengan lebih bijaksana dan tidak terjerumus dalam sikap kikir dan tamak. Ketiga, hal ini dapat mempererat hubungan kita dengan sesama manusia, karena zakat dapat membantu kita untuk berbagi rezeki dan membantu orang lain yang membutuhkan.

Mengurangi kesenjangan sosial

Mengurangi kesenjangan sosial merupakan salah satu hikmah penting dari zakat. Zakat memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera, di mana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh kehidupan yang layak.

  • Meningkatkan pendapatan masyarakat miskin

    Zakat dapat meningkatkan pendapatan masyarakat miskin melalui berbagai cara, seperti bantuan langsung, modal usaha, dan pelatihan keterampilan. Bantuan langsung dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat miskin, seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Modal usaha dapat membantu mereka mengembangkan usaha kecil dan meningkatkan penghasilan mereka. Pelatihan keterampilan dapat memberikan mereka kemampuan baru yang dapat meningkatkan peluang kerja dan pendapatan mereka.

  • Mengurangi pengeluaran masyarakat miskin

    Zakat juga dapat mengurangi pengeluaran masyarakat miskin. Misalnya, zakat dapat digunakan untuk menyediakan layanan kesehatan gratis atau bersubsidi, sehingga masyarakat miskin tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk berobat. Zakat juga dapat digunakan untuk membangun fasilitas umum, seperti sekolah dan jalan, yang dapat mengurangi biaya transportasi dan pendidikan bagi masyarakat miskin.

  • Menciptakan lapangan kerja

    Zakat dapat menciptakan lapangan kerja melalui berbagai cara, seperti pembangunan infrastruktur dan pengembangan usaha kecil. Pembangunan infrastruktur dapat menciptakan lapangan kerja langsung, seperti dalam proyek pembangunan jalan dan jembatan. Pengembangan usaha kecil dapat menciptakan lapangan kerja tidak langsung, seperti dalam penyediaan bahan baku dan jasa.

Dengan mengurangi kesenjangan sosial, zakat dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera. Masyarakat yang lebih adil dan sejahtera akan memberikan manfaat bagi semua orang, baik yang kaya maupun yang miskin.

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu hikmah penting dari zakat. Zakat memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera, di mana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh kehidupan yang layak. Salah satu cara zakat meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah dengan mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Zakat dapat digunakan untuk menyediakan bantuan langsung kepada masyarakat miskin, seperti bantuan pangan, sandang, dan papan. Zakat juga dapat digunakan untuk menyediakan layanan sosial, seperti layanan kesehatan dan pendidikan, yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin. Selain itu, zakat juga dapat digunakan untuk menciptakan lapangan kerja, sehingga masyarakat miskin memiliki kesempatan untuk memperoleh penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Contoh nyata dari peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui zakat dapat dilihat di berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, dan Arab Saudi. Di Indonesia, zakat telah digunakan untuk membangun rumah sakit, sekolah, dan fasilitas umum lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat miskin. Di Malaysia, zakat telah digunakan untuk menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin. Di Arab Saudi, zakat telah digunakan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat miskin. Dengan demikian, zakat telah terbukti menjadi instrumen yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia.

Mencegah terjadinya penimbunan harta

Mencegah terjadinya penimbunan harta merupakan salah satu hikmah penting dari zakat. Zakat memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera, di mana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh kehidupan yang layak. Penimbunan harta dapat menimbulkan berbagai masalah sosial, seperti kesenjangan sosial, kemiskinan, dan ketidakadilan.

  • Distribusi kekayaan yang lebih merata

    Zakat dapat membantu mendistribusikan kekayaan secara lebih merata, sehingga mengurangi kesenjangan sosial. Orang-orang yang memiliki kelebihan harta diwajibkan untuk mengeluarkan zakat, yang kemudian akan disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan. Dengan demikian, zakat dapat membantu mengurangi kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin.

  • Meningkatkan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi

    Zakat dapat meningkatkan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi. Orang-orang yang menerima zakat akan menggunakan uang tersebut untuk membeli barang dan jasa, sehingga mendorong permintaan agregat. Selain itu, zakat juga dapat digunakan untuk mendanai proyek-proyek pembangunan, yang dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

  • Mengurangi keserakahan dan materialisme

    Zakat dapat membantu mengurangi keserakahan dan materialisme. Ketika orang-orang berzakat, mereka dilatih untuk tidak mencintai harta secara berlebihan dan lebih mementingkan kebutuhan orang lain. Dengan demikian, zakat dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.

Mencegah terjadinya penimbunan harta merupakan salah satu hikmah penting dari zakat. Zakat dapat membantu mendistribusikan kekayaan secara lebih merata, meningkatkan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi, serta mengurangi keserakahan dan materialisme. Dengan demikian, zakat dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.

Mempererat tali persaudaraan

Mempererat tali persaudaraan merupakan salah satu hikmah penting dari zakat. Zakat memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera, di mana setiap orang merasa terhubung dan saling peduli.

  • Menumbuhkan rasa empati

    Zakat dapat menumbuhkan rasa empati dalam diri kita. Ketika kita menunaikan zakat, kita melatih diri kita untuk merasakan penderitaan orang lain dan berusaha membantu mereka semampu kita. Rasa empati ini sangat penting untuk membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

  • Membangun rasa kebersamaan

    Zakat juga dapat membangun rasa kebersamaan dalam masyarakat. Ketika kita menunaikan zakat, kita merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri. Kita merasa bahwa kita berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan bahwa kita tidak sendirian dalam menghadapi kesulitan.

  • Mengurangi konflik dan perpecahan

    Zakat dapat mengurangi konflik dan perpecahan dalam masyarakat. Ketika kesenjangan sosial berkurang dan setiap orang merasa memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh kehidupan yang layak, maka potensi konflik dan perpecahan akan berkurang. Zakat dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera, di mana setiap orang merasa dihargai dan dihormati.

  • Meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan

    Mempererat tali persaudaraan memiliki dampak positif terhadap kualitas hidup secara keseluruhan. Masyarakat yang harmonis dan sejahtera adalah tempat yang lebih baik untuk hidup bagi semua orang. Orang-orang merasa lebih aman, lebih bahagia, dan lebih produktif. Zakat dapat membantu menciptakan masyarakat seperti ini, di mana setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang dan mencapai potensi penuhnya.

Dengan mempererat tali persaudaraan, zakat dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera. Masyarakat seperti ini adalah tempat yang lebih baik untuk hidup bagi semua orang, di mana setiap orang merasa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mencapai potensi penuhnya.

Pertanyaan Umum tentang Hikmah Zakat

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan tentang hikmah zakat beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa saja hikmah zakat?

Jawaban: Hikmah zakat sangat banyak, di antaranya adalah membersihkan jiwa dan harta, meningkatkan ketakwaan, menjaga kesucian harta, memupuk sifat dermawan, mengurangi kesenjangan sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mencegah terjadinya penimbunan harta, dan mempererat tali persaudaraan.

Pertanyaan 2: Mengapa zakat dapat membersihkan jiwa dan harta?

Jawaban: Zakat dapat membersihkan jiwa dari sifat kikir dan tamak, serta membersihkan harta dari hak orang lain yang mungkin telah bercampur di dalamnya, baik disengaja maupun tidak disengaja.

Pertanyaan 3: Bagaimana zakat dapat meningkatkan ketakwaan?

Jawaban: Zakat dapat meningkatkan ketakwaan karena merupakan salah satu ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT dan dengan menunaikan zakat, seseorang telah menunjukkan rasa takutnya kepada Allah SWT dan ketaatannya dalam menjalankan perintah-Nya.

Pertanyaan 4: Apakah zakat dapat mengurangi kesenjangan sosial?

Jawaban: Ya, zakat dapat mengurangi kesenjangan sosial karena zakat dapat meningkatkan pendapatan masyarakat miskin dan mengurangi pengeluaran mereka, serta dapat menciptakan lapangan kerja.

Pertanyaan 5: Bagaimana zakat dapat mempererat tali persaudaraan?

Jawaban: Zakat dapat mempererat tali persaudaraan karena zakat dapat menumbuhkan rasa empati, membangun rasa kebersamaan, mengurangi konflik dan perpecahan, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Demikianlah beberapa pertanyaan umum tentang hikmah zakat beserta jawabannya. Semoga dapat menambah pemahaman kita tentang pentingnya zakat dan manfaatnya bagi diri sendiri dan masyarakat.

Selanjutnya, kita akan membahas lebih lanjut tentang tata cara penunaian zakat dan jenis-jenis zakat yang wajib ditunaikan.

Langkah-Langkah Menunaikan Zakat

Setelah memahami hikmah dan manfaat zakat, selanjutnya kita akan membahas langkah-langkah menunaikan zakat. Berikut adalah tips yang dapat diikuti:

Tip 1: Hitung Nisab

Langkah pertama adalah menghitung nisab, yaitu batas minimum harta yang wajib dizakati. Nisab untuk zakat mal (harta) adalah senilai 85 gram emas murni atau setara dengan Rp8.500.000. Jika harta yang dimiliki sudah mencapai nisab, maka wajib dikeluarkan zakatnya.

Tip 2: Tentukan Kadar Zakat

Setelah nisab terpenuhi, langkah selanjutnya adalah menentukan kadar zakat yang harus dikeluarkan. Kadar zakat untuk zakat mal adalah 2,5%, kecuali untuk zakat emas dan perak yang kadarnya 1/40 atau 2,5%. Untuk zakat penghasilan, kadarnya progresif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tip 3: Pilih Lembaga Penyalur Zakat Terpercaya

Setelah kadar zakat ditentukan, langkah selanjutnya adalah memilih lembaga penyalur zakat yang terpercaya. Pastikan lembaga tersebut memiliki izin resmi dari pemerintah dan memiliki reputasi yang baik dalam mengelola dana zakat.

Tip 4: Bayarkan Zakat Tepat Waktu

Zakat wajib dibayarkan tepat waktu, yaitu pada bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Menunaikan zakat tepat waktu merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan.

Tip 5: Dokumentasikan Pembayaran Zakat

Setelah zakat dibayarkan, jangan lupa untuk mendokumentasikan pembayaran tersebut sebagai bukti. Dokumentasi ini dapat berupa kuitansi atau bukti transfer dari lembaga penyalur zakat.

Summary:

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kita dapat menunaikan zakat dengan benar dan tepat waktu. Menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu dan memiliki banyak manfaat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat.

Selanjutnya, kita akan membahas tentang jenis-jenis zakat yang wajib ditunaikan.

Renungkan Hikmah Zakat

Artikel ini telah memaparkan secara komprehensif tentang 8 hikmah zakat, yaitu membersihkan jiwa dan harta, meningkatkan ketakwaan, menjaga kesucian harta, memupuk sifat dermawan, mengurangi kesenjangan sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mencegah terjadinya penimbunan harta, dan mempererat tali persaudaraan. Hikmah-hikmah ini saling berkaitan dan membentuk suatu sistem yang utuh, sehingga zakat tidak hanya bermanfaat bagi penerimanya, tetapi juga bagi pemberi dan masyarakat secara keseluruhan.

Dua poin utama yang perlu ditekankan adalah pertama, zakat memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Kedua, zakat dapat memupuk sifat-sifat mulia dalam diri kita, seperti dermawan dan peduli terhadap sesama. Dengan menunaikan zakat, kita tidak hanya menjalankan kewajiban agama, tetapi juga berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Mari kita jadikan hikmah zakat ini sebagai motivasi untuk senantiasa menunaikan zakat dengan ikhlas dan penuh kesadaran. Dengan demikian, kita dapat merasakan manfaatnya baik di dunia maupun di akhirat, serta berkontribusi dalam terciptanya masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.



Artikel Terkait

Bagikan:

Nur Jannah

Halo, Perkenalkan nama saya Nur. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..

Artikel Terbaru