Shalat Tarawih Di Rumah

Nur Jannah


Shalat Tarawih Di Rumah

Shalat tarawih di rumah merupakan ibadah shalat sunah yang dilakukan pada bulan Ramadan setelah shalat Isya. Shalat ini biasanya dilakukan berjamaah, namun dapat juga dilakukan secara individu di rumah.

Shalat tarawih memiliki banyak keutamaan, antara lain: mendapatkan pahala yang besar, menghapus dosa-dosa, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Sejarah mencatat bahwa shalat tarawih pertama kali dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW pada bulan Ramadan tahun ke-2 Hijriyah.

Pada artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang tata cara shalat tarawih di rumah, keutamaannya, dan tips agar dapat melaksanakannya dengan khusyuk dan mendapatkan pahala yang maksimal.

Shalat Tarawih di Rumah

Shalat tarawih di rumah memiliki beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan agar dapat dilaksanakan dengan baik dan khusyuk. Berikut adalah 10 aspek penting tersebut:

  • Niat
  • Waktu
  • Rakaat
  • Tata Cara
  • Doa
  • Tempat
  • Pakaian
  • Kekhusyukan
  • Kesabaran
  • Keikhlasan

Niat merupakan hal yang sangat penting dalam ibadah shalat, termasuk shalat tarawih. Niat harus dilakukan sebelum memulai shalat dengan mengucapkan “Ushalli sunnatal tarawihi rak’ataini lillahi ta’ala“. Waktu pelaksanaan shalat tarawih adalah setelah shalat Isya hingga menjelang waktu shalat Shubuh. Shalat tarawih terdiri dari 8 rakaat yang dikerjakan secara berjamaah atau sendiri-sendiri. Tata cara shalat tarawih sama dengan shalat sunnah lainnya, yaitu diawali dengan takbiratul ihram, kemudian membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek, lalu ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

Tempat pelaksanaan shalat tarawih dapat dilakukan di masjid, mushala, atau di rumah. Pakaian yang dikenakan saat shalat tarawih hendaknya bersih dan menutup aurat. Kekhusyukan sangat penting dalam shalat tarawih agar dapat merasakan kehadiran Allah SWT. Kesabaran dan keikhlasan juga diperlukan dalam melaksanakan shalat tarawih yang biasanya cukup panjang.

Niat

Niat merupakan aspek penting dalam ibadah shalat, termasuk shalat tarawih di rumah. Niat menjadi penentu diterimanya sebuah ibadah di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami hakikat niat dalam shalat tarawih, berikut uraiannya:

  • Ikhlas
    Niat yang ikhlas adalah niat yang hanya ditujukan kepada Allah SWT, tanpa mengharapkan pujian atau balasan dari manusia.
  • Sesuai Sunnah
    Niat shalat tarawih harus sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW, yakni menghidupkan malam Ramadan dengan memperbanyak ibadah shalat.
  • Menentukan Jumlah Rakaat
    Niat juga menentukan jumlah rakaat shalat tarawih yang akan dikerjakan, apakah 8 rakaat, 12 rakaat, atau lebih.
  • Mengikuti Imam
    Jika shalat tarawih dilakukan secara berjamaah, maka niat harus mengikuti imam. Artinya, niat jamaah harus sama dengan niat imam.

Dengan memahami dan menghayati aspek-aspek niat tersebut, diharapkan shalat tarawih yang kita kerjakan di rumah dapat diterima oleh Allah SWT dan memberikan keberkahan bagi kita semua.

Waktu

Waktu memegang peranan penting dalam ibadah shalat tarawih di rumah. Pelaksanaan shalat tarawih memiliki batasan waktu tertentu agar ibadah ini dapat diterima dan bernilai pahala.

  • Awal Waktu
    Waktu awal shalat tarawih adalah setelah shalat Isya hingga sepertiga malam.
  • Waktu Utama
    Waktu utama pelaksanaan shalat tarawih adalah pada sepertiga malam terakhir hingga menjelang waktu imsak.
  • Waktu Akhir
    Waktu akhir shalat tarawih adalah sebelum masuk waktu shalat Shubuh.
  • Waktu Sunnah
    Melaksanakan shalat tarawih pada sepertiga malam terakhir lebih utama dan memiliki keutamaan tersendiri.

Dengan memahami ketentuan waktu shalat tarawih di atas, diharapkan kita dapat melaksanakan ibadah ini dengan optimal dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Rakaat

Rakaat merupakan salah satu aspek penting dalam shalat tarawih di rumah. Rakaat adalah satuan hitung gerakan shalat, mulai dari takbiratul ihram hingga salam. Dalam shalat tarawih, terdapat ketentuan khusus mengenai jumlah rakaat yang harus dikerjakan.

  • Jumlah Rakaat
    Dalam shalat tarawih, terdapat perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaat yang disunahkan. Pendapat yang paling kuat adalah mengerjakan shalat tarawih sebanyak 8 rakaat, ditambah dengan 3 rakaat shalat witir.
  • Tata Cara Pengerjaan
    Shalat tarawih dikerjakan dengan cara 2 rakaat salam, kemudian dilanjutkan dengan 2 rakaat salam, dan seterusnya hingga genap 8 rakaat. Setiap 2 rakaat salam disebut sebagai satu tarawih. Setelah selesai 8 rakaat, kemudian dilanjutkan dengan shalat witir 3 rakaat.
  • Keutamaan
    Mengerjakan shalat tarawih dengan jumlah rakaat yang sesuai sunnah memiliki keutamaan tersendiri. Pahala yang didapatkan akan lebih besar dan ibadahnya akan lebih sempurna.
  • Waktu Pelaksanaan
    Shalat tarawih dapat dikerjakan setelah shalat Isya hingga menjelang waktu subuh. Waktu yang paling utama untuk mengerjakan shalat tarawih adalah pada sepertiga malam terakhir.

Dengan memahami aspek rakaat dalam shalat tarawih, diharapkan kita dapat melaksanakan ibadah ini dengan benar dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Selain itu, mengerjakan shalat tarawih juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan kedekatan kita kepada Allah SWT.

Tata Cara

Tata cara shalat tarawih di rumah tidak jauh berbeda dengan shalat sunnah lainnya. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ibadah kita lebih khusyuk dan bernilai pahala.

  • Niat
    Niat merupakan syarat sah shalat, termasuk shalat tarawih. Niat dilakukan sebelum takbiratul ihram dengan mengucapkan, “Ushalli sunnatal tarawihi rak’ataini lillahi ta’ala“.
  • Rakaat
    Shalat tarawih dikerjakan sebanyak 8 rakaat, ditambah dengan 3 rakaat shalat witir. Setiap 2 rakaat salam disebut sebagai satu tarawih.
  • Bacaan
    Bacaan shalat tarawih sama dengan shalat sunnah lainnya, yaitu membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek pada setiap rakaat.
  • Doa
    Setelah selesai shalat, disunnahkan membaca doa khusus shalat tarawih. Doa ini berisi permohonan ampunan, keberkahan, dan pahala.

Dengan memahami dan mengamalkan tata cara shalat tarawih di rumah dengan baik, diharapkan ibadah kita dapat lebih berkualitas dan bernilai pahala di sisi Allah SWT.

Doa

Doa merupakan bagian penting dalam shalat tarawih di rumah. Doa dipanjatkan setelah selesai shalat dan berisi permohonan ampunan, keberkahan, dan pahala. Ada beberapa aspek doa yang perlu diperhatikan dalam shalat tarawih di rumah, di antaranya:

  • Lafaz Doa

    Doa yang dibaca setelah shalat tarawih memiliki lafaz khusus yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW. Doa ini dapat ditemukan dalam berbagai kitab hadis dan buku-buku tuntunan shalat.

  • Waktu Membaca Doa

    Doa setelah shalat tarawih dibaca setelah selesai salam. Disunnahkan untuk membaca doa dengan suara yang lirih dan penuh penghayatan.

  • Adab Membaca Doa

    Saat membaca doa setelah shalat tarawih, hendaknya dilakukan dengan adab yang baik, seperti menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dan merendahkan diri di hadapan Allah SWT.

  • Keutamaan Membaca Doa

    Membaca doa setelah shalat tarawih memiliki keutamaan yang besar. Doa yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Dengan memahami dan mengamalkan aspek-aspek doa dalam shalat tarawih di rumah, diharapkan ibadah kita dapat lebih berkualitas dan bernilai pahala di sisi Allah SWT.

Tempat

Tempat merupakan salah satu aspek penting dalam shalat tarawih di rumah. Tempat yang digunakan untuk shalat tarawih haruslah bersih, tenang, dan kondusif untuk kekhusyukan ibadah. Tempat yang bersih akan membuat kita merasa nyaman dan tenang dalam melaksanakan shalat, sehingga ibadah kita dapat lebih berkualitas.

Selain itu, tempat yang tenang juga sangat penting untuk kekhusyukan shalat. Kebisingan dari luar atau gangguan lainnya dapat memecah konsentrasi kita saat shalat. Oleh karena itu, pilihlah tempat yang jauh dari kebisingan dan gangguan agar ibadah kita dapat berjalan dengan lancar.

Tempat yang kondusif untuk kekhusyukan ibadah juga sangat penting. Ini berarti tempat tersebut harus memiliki suasana yang mendukung kekhusyukan, seperti adanya penerangan yang cukup, sirkulasi udara yang baik, dan tidak berdesak-desakan. Dengan demikian, kita dapat lebih fokus dalam melaksanakan shalat dan mendapatkan ketenangan jiwa.

Pakaian

Pakaian merupakan salah satu aspek penting dalam shalat tarawih di rumah. Pakaian yang dikenakan saat shalat haruslah bersih, menutup aurat, dan tidak mengganggu kekhusyukan ibadah. Selain itu, pakaian yang dikenakan juga harus sesuai dengan ajaran agama Islam.

  • Jenis Pakaian

    Jenis pakaian yang dikenakan saat shalat tarawih di rumah sebaiknya yang longgar dan tidak ketat. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu gerakan saat shalat dan tidak menimbulkan rasa tidak nyaman.

  • Bahan Pakaian

    Bahan pakaian yang dikenakan saat shalat tarawih di rumah sebaiknya yang menyerap keringat dan tidak panas. Hal ini bertujuan agar tetap merasa nyaman meskipun shalat dilakukan dalam waktu yang lama.

  • Warna Pakaian

    Warna pakaian yang dikenakan saat shalat tarawih di rumah tidak menjadi masalah. Namun, sebaiknya menghindari warna-warna yang mencolok atau terlalu terang agar tidak mengganggu kekhusyukan ibadah.

  • Kesopanan Pakaian

    Pakaian yang dikenakan saat shalat tarawih di rumah haruslah sopan dan menutup aurat. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesopanan dan kesucian diri saat menghadap Allah SWT.

Dengan memperhatikan aspek pakaian saat shalat tarawih di rumah, diharapkan ibadah kita dapat lebih berkualitas dan bernilai pahala di sisi Allah SWT. Selain itu, berpakaian yang sopan dan sesuai syariat juga merupakan bentuk penghormatan kita kepada Allah SWT dan ajaran agama Islam.

Kekhusyukan

Kekhusyukan merupakan salah satu aspek penting dalam shalat tarawih di rumah. Kekhusyukan dapat diartikan sebagai kondisi di mana hati dan pikiran kita sepenuhnya terfokus pada ibadah yang sedang dilakukan. Ketika kita khusyuk dalam shalat tarawih, kita akan merasakan ketenangan, kedamaian, dan kedekatan dengan Allah SWT.

Kekhusyukan memiliki dampak yang sangat besar terhadap kualitas shalat tarawih kita. Shalat tarawih yang khusyuk akan lebih bernilai dan lebih berpahala di sisi Allah SWT. Selain itu, kekhusyukan juga dapat membantu kita untuk meraih ketenangan jiwa dan meningkatkan keimanan kita.

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kekhusyukan kita dalam shalat tarawih di rumah. Pertama, kita harus mempersiapkan diri dengan baik sebelum shalat. Hal ini meliputi berwudhu dengan sempurna, memakai pakaian yang bersih dan sopan, serta memilih tempat shalat yang tenang dan kondusif.

Kesabaran

Dalam melaksanakan shalat tarawih di rumah, kesabaran merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Kesabaran akan membantu kita untuk menjalankan ibadah ini dengan baik dan khusyuk, serta mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

  • Ketabahan

    Kesabaran dalam bentuk ketabahan akan membuat kita tetap teguh dalam menjalankan shalat tarawih, meskipun mengalami kesulitan atau godaan.

  • Ketekunan

    Kesabaran dalam bentuk ketekunan akan membuat kita terus berusaha untuk meningkatkan kualitas shalat tarawih, baik dari segi kekhusyukan maupun bacaan.

  • Pengendalian Diri

    Kesabaran dalam bentuk pengendalian diri akan membuat kita mampu mengendalikan nafsu dan emosi, sehingga dapat fokus dalam melaksanakan shalat tarawih dengan penuh ketenangan.

  • Keikhlasan

    Kesabaran dalam bentuk keikhlasan akan membuat kita tetap bersemangat dalam menjalankan shalat tarawih, meskipun tidak mendapatkan pengakuan atau pujian dari orang lain.

Dengan memupuk kesabaran dalam berbagai bentuk tersebut, kita dapat melaksanakan shalat tarawih di rumah dengan lebih baik. Insya Allah, kesabaran kita akan memberikan hasil yang manis, yaitu berupa pahala yang berlimpah dan kedekatan yang semakin erat dengan Allah SWT.

Keikhlasan

Keikhlasan merupakan aspek penting dalam shalat tarawih di rumah. Shalat yang dilakukan dengan ikhlas akan lebih bernilai di sisi Allah SWT dan memberikan ketenangan hati bagi pelakunya.

  • Niat yang Benar

    Keikhlasan dimulai dari niat yang benar, yaitu melaksanakan shalat tarawih semata-mata karena Allah SWT, bukan karena ingin dilihat atau dipuji orang lain.

  • Tidak Membandingkan Diri

    Orang yang ikhlas tidak membandingkan diri dengan orang lain dalam hal ibadah. Ia fokus pada shalatnya sendiri dan berusaha untuk meningkatkan kualitasnya.

  • Berharap Ridha Allah

    Pelaku shalat tarawih yang ikhlas hanya berharap ridha Allah SWT. Ia tidak mengharapkan balasan atau pujian dari manusia.

Dengan memupuk keikhlasan dalam shalat tarawih di rumah, kita dapat meningkatkan kualitas ibadah kita dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Selain itu, keikhlasan juga akan memberikan ketenangan hati dan membuat kita lebih dekat dengan Allah SWT.

Tanya Jawab Shalat Tarawih di Rumah

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum mengenai shalat tarawih di rumah beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa saja keutamaan shalat tarawih di rumah?

Keutamaan shalat tarawih di rumah antara lain mendapatkan pahala yang berlimpah, menghapus dosa-dosa, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, dan mempererat hubungan dengan-Nya.

Pertanyaan 2: Apakah ada syarat khusus untuk melaksanakan shalat tarawih di rumah?

Tidak ada syarat khusus, namun disunnahkan untuk melaksanakan shalat tarawih secara berjamaah dan memperbanyak bacaan Al-Qur’an.

Pertanyaan 3: Berapa rakaat shalat tarawih yang disunnahkan?

Sholat tarawih yang disunnahkan adalah 8 rakaat, ditambah 3 rakaat shalat witir.

Pertanyaan 4: Bagaimana tata cara shalat tarawih di rumah?

Tata cara shalat tarawih di rumah sama dengan shalat sunnah lainnya, yaitu diawali dengan takbiratul ihram, kemudian membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek, lalu ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

Pertanyaan 5: Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan agar shalat tarawih di rumah lebih khusyuk?

Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar shalat tarawih di rumah lebih khusyuk antara lain memilih tempat yang tenang dan kondusif, memakai pakaian yang bersih, serta mempersiapkan diri dengan baik sebelum melaksanakan shalat.

Pertanyaan 6: Apakah ada doa khusus setelah shalat tarawih?

Ya, ada doa khusus setelah shalat tarawih yang disunnahkan untuk dibaca. Doa tersebut berisi permohonan ampunan, keberkahan, dan pahala.

Dengan memahami dan mengamalkan adab-adab shalat tarawih di rumah, diharapkan ibadah kita dapat lebih berkualitas dan bernilai pahala di sisi Allah SWT.

Selanjutnya, kita akan membahas tentang beberapa keutamaan dan manfaat melaksanakan shalat tarawih di rumah.

Tips Melaksanakan Shalat Tarawih di Rumah

Shalat tarawih di rumah memiliki banyak keutamaan dan manfaat. Agar ibadah ini lebih berkualitas, berikut beberapa tips yang dapat diamalkan:

Pilih Waktu yang Tenang dan Kondusif:Pilihlah waktu untuk shalat tarawih yang tenang dan bebas dari gangguan, seperti sepertiga malam terakhir.

Siapkan Diri dengan Baik:Sebelum shalat, berwudhu dengan sempurna, pakai pakaian yang bersih dan sopan, serta niatkan ibadah hanya karena Allah SWT.

Fokus dan Khusyuk:Saat shalat, fokuslah pada bacaan dan gerakan, hindari pikiran yang mengganggu dan berusaha untuk khusyuk.

Perbanyak Bacaan Al-Qur’an:Tarawih merupakan kesempatan untuk memperbanyak bacaan Al-Qur’an. Siapkan mushaf atau hafalkan beberapa surat pendek.

Berdoa dengan Sungguh-sungguh:Setelah salam, jangan lupa membaca doa khusus tarawih. Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan mohon ampunan, keberkahan, dan pahala.

Berjamaah dengan Keluarga:Jika memungkinkan, laksanakan shalat tarawih berjamaah dengan keluarga. Hal ini akan menambah kekhusyukan dan mempererat hubungan kekeluargaan.

Jaga Kesehatan:Shalat tarawih biasanya dilaksanakan dalam waktu yang cukup lama. Jaga kesehatan dengan istirahat yang cukup dan konsumsi makanan yang sehat.

Sabar dan Istiqomah:Shalat tarawih membutuhkan kesabaran dan istiqomah. Jangan menyerah jika merasa lelah atau mengantuk.

Dengan mengamalkan tips-tips di atas, diharapkan shalat tarawih di rumah dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan banyak manfaat bagi kita. Tips ini juga akan membantu kita untuk meraih tujuan utama shalat tarawih, yaitu untuk meningkatkan ketakwaan dan kedekatan dengan Allah SWT.

Pada bagian selanjutnya, kita akan membahas tentang keutamaan dan manfaat melaksanakan shalat tarawih di rumah.

Kesimpulan

Shalat tarawih di rumah memiliki banyak keutamaan dan manfaat, diantaranya adalah dapat menghapus dosa, meningkatkan ketakwaan, dan mempererat hubungan dengan Allah SWT. Selain itu, shalat tarawih juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar shalat tarawih di rumah dapat dilaksanakan dengan baik dan khusyuk, seperti memilih waktu yang tenang, mempersiapkan diri dengan baik, dan menjaga kesehatan. Selain itu, kita juga harus sabar dan istiqomah dalam melaksanakan shalat tarawih.

Shalat tarawih di rumah merupakan ibadah yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadan. Dengan melaksanakan shalat tarawih, kita dapat memperoleh banyak pahala dan keberkahan dari Allah SWT.



Artikel Terkait

Bagikan:

Nur Jannah

Halo, Perkenalkan nama saya Nur. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..

Artikel Terbaru