Tarawih 4 Rakaat

Nur Jannah


Tarawih 4 Rakaat

Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Tarawih 4 rakaat adalah salah satu jenis tarawih yang banyak dilakukan oleh umat Islam. Tarawih 4 rakaat dilakukan dengan cara mengerjakan 4 rakaat salat tarawih, kemudian dilanjutkan dengan witir 3 rakaat.

Tarawih 4 rakaat memiliki banyak manfaat, di antaranya:

  • Menghapus dosa-dosa kecil
  • Meningkatkan pahala
  • Mempererat tali silaturahmi

Dalam sejarah Islam, tarawih 4 rakaat telah dilakukan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Pada awalnya, tarawih dilakukan hanya 2 rakaat, namun kemudian ditambah menjadi 4 rakaat oleh Khalifah Umar bin Khattab.

Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang tarawih 4 rakaat, termasuk tata cara pelaksanaannya, niat shalatnya, dan hikmah yang terkandung di dalamnya.

Tarawih 4 Rakaat

Tarawih 4 rakaat merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Ibadah ini memiliki banyak (keutamaan) dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Berikut adalah 9 aspek penting terkait tarawih 4 rakaat:

  • Sunnah (sangat dianjurkan)
  • Dilakukan secara berjamaah
  • Dikerjakan pada malam bulan Ramadan
  • Terdiri dari 4 rakaat
  • Diakhiri dengan witir 3 rakaat
  • Memiliki banyak (keutamaan)
  • Menghapus dosa-dosa kecil
  • Meningkatkan pahala
  • Mempererat tali silaturahmi

Dari kesembilan aspek di atas, dapat kita lihat bahwa tarawih 4 rakaat merupakan ibadah yang sangat penting dan memiliki banyak manfaat bagi umat Islam. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi kita untuk melaksanakan ibadah ini dengan sebaik-baiknya selama bulan Ramadan.

Sunnah (sangat dianjurkan)

Sunnah adalah ibadah-ibadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, namun tidak wajib hukumnya. Salah satu contoh ibadah sunnah adalah tarawih 4 rakaat. Tarawih 4 rakaat sangat dianjurkan untuk dikerjakan selama bulan Ramadan, meskipun tidak wajib. Ibadah ini memiliki banyak (keutamaan) dan hikmah yang terkandung di dalamnya.

Tarawih 4 rakaat menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling banyak dilakukan oleh umat Islam durante bulan Ramadan. Ibadah ini biasanya dikerjakan secara berjamaah di masjid-masjid. Tarawih 4 rakaat terdiri dari 4 rakaat salat tarawih, yang kemudian dilanjutkan dengan witir 3 rakaat.

Salah satu hikmah dari ibadah tarawih 4 rakaat adalah untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan ibadah ini, kita menunjukkan ketaatan kita kepada Allah SWT dan keinginan kita untuk mendapatkan pahala-Nya. Selain itu, tarawih 4 rakaat juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama umat Islam.

Dilakukan secara berjamaah

Tarawih 4 rakaat dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah di masjid. Ibadah berjamaah memiliki banyak (keutamaan), di antaranya:

  • Pahala yang lebih besar

    Sholat berjamaah pahalanya lebih besar dibandingkan dengan sholat sendirian. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

    Sholat berjamaah itu lebih utama 27 derajat dibandingkan dengan sholat sendirian.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Meningkatkan rasa persaudaraan

    Sholat berjamaah dapat meningkatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan antar sesama umat Islam. Hal ini karena dalam sholat berjamaah, kita berdiri berdampingan, bahu membahu, dan bersama-sama menghadap kiblat.

  • Menjaga kesatuan umat

    Sholat berjamaah dapat menjaga kesatuan umat Islam. Hal ini karena dalam sholat berjamaah, kita mengikuti imam yang sama, melakukan gerakan yang sama, dan membaca doa yang sama. Dengan demikian, sholat berjamaah dapat mempersatukan umat Islam dari berbagai latar belakang.

  • Mendapat rahmat Allah SWT

    Sholat berjamaah dapat mendatangkan rahmat Allah SWT. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

    Jika kalian sholat berjamaah, maka Allah akan menurunkan rahmat-Nya kepada kalian.” (HR. Tirmidzi)

Dari penjelasan di atas, dapat kita lihat bahwa mengerjakan tarawih 4 rakaat secara berjamaah memiliki banyak (keutamaan). Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi kita untuk mengerjakan tarawih 4 rakaat secara berjamaah di masjid.

Dikerjakan pada malam bulan Ramadan

Salah satu keistimewaan shalat tarawih adalah dikerjakan pada malam bulan Ramadan. Hal ini menjadikannya ibadah yang sangat identik dengan bulan suci penuh berkah ini. Ada beberapa aspek penting terkait dengan pelaksanaan tarawih pada malam Ramadan, di antaranya:

  • Waktu Pelaksanaan

    Shalat tarawih dikerjakan pada setiap malam bulan Ramadan, mulai dari malam pertama hingga malam terakhir. Waktu pelaksanaan tarawih biasanya dimulai setelah shalat Isya dan berakhir sebelum masuk waktu shalat Subuh. Durasi pelaksanaan tarawih bervariasi, ada yang melaksanakannya dengan 8 rakaat, 16 rakaat, hingga 20 rakaat.

  • Keutamaan

    Shalat tarawih memiliki keutamaan yang besar karena dikerjakan pada bulan Ramadan. Rasulullah SAW bersabda:

    Barangsiapa yang mengerjakan shalat tarawih karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Sunnah Muakkadah

    Ulama sepakat bahwa shalat tarawih hukumnya sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Hal ini karena tarawih merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW pada bulan Ramadan.

  • Tradisi Umat Islam

    Shalat tarawih telah menjadi tradisi umat Islam selama berabad-abad. Di berbagai belahan dunia, umat Islam berkumpul di masjid-masjid untuk melaksanakan shalat tarawih bersama-sama. Tarawih menjadi salah satu simbol kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah selama bulan Ramadan.

Dari uraian di atas, dapat kita lihat bahwa mengerjakan shalat tarawih pada malam bulan Ramadan memiliki banyak keutamaan dan hikmah. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi kita untuk melaksanakan ibadah ini dengan sebaik-baiknya selama bulan Ramadan.

Terdiri dari 4 rakaat

Tarawih 4 rakaat merupakan salah satu jenis tarawih yang paling umum dikerjakan oleh umat Islam. Sesuai dengan namanya, tarawih 4 rakaat terdiri dari 4 rakaat salat tarawih, yang kemudian dilanjutkan dengan witir 3 rakaat. Berikut adalah beberapa aspek penting terkait dengan “Terdiri dari 4 rakaat” pada tarawih 4 rakaat:

  • Jumlah Rakaat

    Tarawih 4 rakaat terdiri dari 4 rakaat salat tarawih. Jumlah rakaat ini merupakan salah satu ciri khas yang membedakan tarawih 4 rakaat dengan jenis tarawih lainnya, seperti tarawih 8 rakaat atau tarawih 20 rakaat.

  • Tata Cara Pelaksanaan

    Tata cara pelaksanaan tarawih 4 rakaat sama dengan tata cara pelaksanaan salat tarawih pada umumnya. Tarawih 4 rakaat dikerjakan dengan 2 rakaat sekali salam, sehingga total ada 2 kali salam dalam tarawih 4 rakaat.

  • Waktu Pelaksanaan

    Tarawih 4 rakaat dapat dikerjakan pada waktu yang sama dengan tarawih pada umumnya, yaitu setelah shalat Isya dan sebelum masuk waktu shalat Subuh. Waktu pelaksanaan tarawih 4 rakaat biasanya disesuaikan dengan waktu yang tersedia di masjid atau tempat ibadah lainnya.

  • Keutamaan

    Meskipun jumlah rakaatnya lebih sedikit dibandingkan dengan jenis tarawih lainnya, tarawih 4 rakaat tetap memiliki keutamaan yang besar karena dikerjakan pada bulan Ramadan. Rasulullah SAW bersabda:

    Barangsiapa yang mengerjakan shalat tarawih karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari penjelasan di atas, dapat kita lihat bahwa “Terdiri dari 4 rakaat” merupakan salah satu aspek penting yang membedakan tarawih 4 rakaat dengan jenis tarawih lainnya. Tarawih 4 rakaat memiliki jumlah rakaat yang lebih sedikit, tata cara pelaksanaan yang lebih sederhana, dan waktu pelaksanaan yang lebih fleksibel. Meskipun demikian, tarawih 4 rakaat tetap memiliki keutamaan yang besar karena dikerjakan pada bulan Ramadan.

Diakhiri dengan witir 3 rakaat

Tarawih 4 rakaat diakhiri dengan witir 3 rakaat. Witir merupakan salah satu jenis salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari, terutama pada bulan Ramadan. Pelaksanaan witir setelah tarawih memiliki beberapa aspek penting yang perlu diketahui.

  • Jumlah Rakaat

    Witir yang dikerjakan setelah tarawih terdiri dari 3 rakaat. Jumlah rakaat ini merupakan salah satu ciri khas yang membedakan witir dengan jenis salat lainnya.

  • Tata Cara Pelaksanaan

    Tata cara pelaksanaan witir setelah tarawih sama dengan tata cara pelaksanaan salat witir pada umumnya. Witir dikerjakan dengan 2 rakaat sekali salam, kemudian dilanjutkan dengan 1 rakaat sebagai rakaat terakhir.

  • Waktu Pelaksanaan

    Witir setelah tarawih dikerjakan setelah selesai melaksanakan tarawih. Waktu pelaksanaan witir biasanya disesuaikan dengan waktu yang tersedia di masjid atau tempat ibadah lainnya.

  • Keutamaan

    Witir setelah tarawih memiliki keutamaan yang besar karena dikerjakan pada bulan Ramadan. Rasulullah SAW bersabda:

    Barangsiapa yang mengerjakan shalat witir, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari penjelasan di atas, dapat kita lihat bahwa “Diakhiri dengan witir 3 rakaat” merupakan salah satu aspek penting dari tarawih 4 rakaat. Witir setelah tarawih memiliki jumlah rakaat, tata cara pelaksanaan, waktu pelaksanaan, dan keutamaan tersendiri. Dengan melaksanakan witir setelah tarawih, kita dapat memperoleh pahala yang besar dan mengampuni dosa-dosa kita yang telah lalu.

Memiliki banyak (keutamaan)

Shalat tarawih 4 rakaat memiliki banyak (keutamaan) yang menjadikannya ibadah yang sangat istimewa dan dianjurkan selama bulan Ramadan. Keutamaan-keutamaan tersebut antara lain:

  1. Menghapus dosa-dosa kecil
  2. Meningkatkan pahala
  3. Mempererat tali silaturahmi
  4. Mendapat rahmat Allah SWT
  5. Menjaga kesatuan umat

(keutamaan) yang banyak ini menjadi salah satu faktor utama yang menjadikan tarawih 4 rakaat sebagai ibadah yang sangat penting dan dianjurkan selama bulan Ramadan. Dengan melaksanakan tarawih 4 rakaat dengan ikhlas dan penuh penghayatan, kita dapat memperoleh berbagai keutamaan dan pahala yang besar dari Allah SWT.

Selain itu, (keutamaan) yang banyak ini juga menjadi motivasi bagi umat Islam untuk melaksanakan tarawih 4 rakaat dengan sebaik-baiknya. Keutamaan-keutamaan tersebut menjadi pengingat bagi kita bahwa setiap rakaat yang kita kerjakan dalam tarawih 4 rakaat memiliki nilai dan pahala yang besar di sisi Allah SWT.

Dengan memahami (keutamaan) yang banyak dari tarawih 4 rakaat, kita dapat semakin meningkatkan semangat dan motivasi kita untuk melaksanakan ibadah ini selama bulan Ramadan. Semoga Allah SWT menerima ibadah tarawih kita dan memberikan kita pahala yang besar.

Menghapus Dosa-Dosa Kecil

Salah satu keutamaan shalat tarawih 4 rakaat adalah dapat menghapus dosa-dosa kecil. Keutamaan ini menjadi salah satu motivasi utama bagi umat Islam untuk melaksanakan tarawih 4 rakaat dengan sebaik-baiknya selama bulan Ramadan.

  • Penghapus Dosa-Dosa Sehari-hari

    Shalat tarawih 4 rakaat dapat menghapus dosa-dosa kecil yang kita lakukan sehari-hari, seperti dosa-dosa karena berkata atau berbuat yang kurang baik, lalai dalam beribadah, dan sebagainya.

  • Peluang Penghapusan Dosa

    Bulan Ramadan merupakan bulan penuh ampunan dan penghapusan dosa. Shalat tarawih 4 rakaat menjadi salah satu kesempatan emas bagi kita untuk memperoleh ampunan dan penghapusan dosa dari Allah SWT.

  • Jalan Menuju Surga

    Dengan dihapusnya dosa-dosa kecil melalui shalat tarawih 4 rakaat, kita akan semakin dekat dengan surga. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang mengerjakan shalat tarawih karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Meningkatkan Kualitas Ibadah

    Menghapus dosa-dosa kecil melalui shalat tarawih 4 rakaat dapat meningkatkan kualitas ibadah kita secara keseluruhan. Dengan hati yang bersih dari dosa, kita akan dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan penuh penghayatan.

Dengan memahami keutamaan shalat tarawih 4 rakaat dalam menghapus dosa-dosa kecil, kita dapat semakin meningkatkan semangat dan motivasi kita untuk melaksanakan ibadah ini selama bulan Ramadan. Semoga Allah SWT menerima ibadah tarawih kita dan memberikan kita pahala yang besar.

Meningkatkan Pahala

Shalat tarawih 4 rakaat tidak hanya menjadi ibadah yang menghapus dosa-dosa kecil, tetapi juga menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan pahala kita di sisi Allah SWT. Pahala yang besar ini menjadi motivasi tersendiri bagi umat Islam untuk melaksanakan tarawih 4 rakaat dengan sebaik-baiknya selama bulan Ramadan.

  • Pahala Sunnah Muakkadah
    Shalat tarawih 4 rakaat merupakan salah satu ibadah sunnah muakkadah, yaitu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Pahala mengerjakan ibadah sunnah muakkadah tentu lebih besar dibandingkan dengan pahala ibadah sunnah biasa.
  • Pahala Berjamaah
    Tarawih 4 rakaat biasanya dikerjakan secara berjamaah di masjid-masjid. Shalat berjamaah memiliki pahala yang lebih besar dibandingkan dengan shalat sendirian. Rasulullah SAW bersabda, “Sholat berjamaah itu lebih utama 27 derajat dibandingkan dengan sholat sendirian.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Pahala di Bulan Ramadan
    Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan. Pahala ibadah di bulan Ramadan akan dilipatgandakan, termasuk pahala shalat tarawih 4 rakaat. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Pahala dari Allah SWT
    Pada akhirnya, pahala terbesar dari shalat tarawih 4 rakaat adalah pahala dari Allah SWT. Pahala ini tidak dapat diukur dengan materi atau apapun di dunia. Pahala dari Allah SWT merupakan kebahagiaan dan keberkahan yang akan kita rasakan di dunia dan di akhirat kelak.

Dengan memahami keutamaan shalat tarawih 4 rakaat dalam meningkatkan pahala, kita semakin termotivasi untuk melaksanakan ibadah ini dengan sebaik-baiknya selama bulan Ramadan. Semoga Allah SWT menerima ibadah tarawih kita dan memberikan kita pahala yang besar.

Mempererat tali silaturahmi

Tarawih 4 rakaat merupakan ibadah yang tidak hanya memberikan pahala yang besar, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi sesama umat Islam. Berikut adalah beberapa aspek penting dari tarawih 4 rakaat yang berkaitan dengan penguatan hubungan sosial:

  • Berkumpul di Masjid

    Tarawih 4 rakaat dikerjakan secara berjamaah di masjid. Hal ini memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk berkumpul dan mempererat tali silaturahmi antar sesama.

  • Saling Menyapa dan Bertegur Sapa

    Sebelum dan sesudah pelaksanaan tarawih 4 rakaat, jamaah biasanya saling menyapa dan bertegur sapa. Hal ini menjadi sarana untuk membangun keakraban dan memperkuat hubungan sosial.

  • Berbagi Makanan dan Minuman

    Dalam beberapa tradisi, jamaah tarawih 4 rakaat juga saling berbagi makanan dan minuman setelah selesai melaksanakan ibadah. Hal ini menjadi simbol kebersamaan dan mempererat rasa persaudaraan.

  • Menjalin Ukhuwah Islamiyah

    Melalui tarawih 4 rakaat, umat Islam dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama Muslim. Tarawih 4 rakaat menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang antar sesama, sehingga hubungan sosial menjadi lebih erat dan harmonis.

Dengan demikian, tarawih 4 rakaat tidak hanya menjadi ibadah ritual, tetapi juga memiliki dampak sosial yang positif. Melalui tarawih 4 rakaat, umat Islam dapat mempererat tali silaturahmi, membangun keakraban, dan memperkuat persaudaraan sesama Muslim.

Tanya Jawab Seputar Tarawih 4 Rakaat

Berikut adalah beberapa Tanya Jawab seputar tarawih 4 rakaat yang sering diajukan. Tanya Jawab ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas dan komprehensif terkait dengan ibadah tarawih 4 rakaat.

Pertanyaan 1: Berapa rakaat tarawih yang disunnahkan?

Tarawih yang disunnahkan adalah 8 rakaat, ditambah dengan 3 rakaat witir. Namun, tarawih 4 rakaat juga diperbolehkan dan memiliki keutamaan tersendiri.

Pertanyaan 2: Apakah tarawih 4 rakaat bisa dikerjakan sendirian?

Tarawih 4 rakaat lebih utama dikerjakan secara berjamaah di masjid. Namun, jika tidak memungkinkan, boleh juga dikerjakan sendirian di rumah.

Pertanyaan 3: Apakah ada perbedaan pahala antara tarawih 4 rakaat dan tarawih 8 rakaat?

Meskipun jumlah rakaatnya berbeda, pahala tarawih 4 rakaat dan tarawih 8 rakaat sama-sama besar, selama dikerjakan dengan ikhlas dan sesuai tuntunan.

Pertanyaan 4: Apakah boleh mengqasar shalat tarawih menjadi 2 rakaat?

Tidak diperbolehkan mengqasar shalat tarawih menjadi 2 rakaat. Shalat tarawih harus dikerjakan minimal 4 rakaat, sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Pertanyaan 5: Apakah tarawih 4 rakaat bisa dikerjakan setelah shalat Isya?

Tarawih 4 rakaat dikerjakan setelah shalat Isya dan sebelum masuk waktu shalat Subuh. Waktu pelaksanaan tarawih 4 rakaat biasanya disesuaikan dengan waktu yang tersedia di masjid atau tempat ibadah lainnya.

Pertanyaan 6: Apakah ada batasan maksimal jumlah rakaat tarawih?

Tidak ada batasan maksimal jumlah rakaat tarawih. Namun, secara umum, tarawih dikerjakan antara 8 hingga 20 rakaat, ditambah dengan witir 3 rakaat.

Demikianlah beberapa Tanya Jawab seputar tarawih 4 rakaat. Tarawih 4 rakaat merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Dengan memahami keutamaan dan tata cara pelaksanaannya, kita dapat memperoleh pahala yang besar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selanjutnya, kita akan membahas lebih lanjut tentang hikmah dan manfaat dari ibadah tarawih 4 rakaat.

Tips Melaksanakan Tarawih 4 Rakaat

Berikut adalah beberapa tips untuk melaksanakan tarawih 4 rakaat dengan baik dan khusyuk:

1. Niat yang Ikhlas
Niatkan ibadah tarawih semata-mata karena Allah SWT, bukan karena ingin dilihat atau dipuji oleh orang lain.

2. Berpakaian Rapi dan Suci
Berpakaianlah dengan rapi dan bersih serta pastikan badan dan pakaian dalam keadaan suci dari hadas.

3. Datang ke Masjid Lebih Awal
Datanglah ke masjid lebih awal untuk mendapatkan saf yang baik dan mempersiapkan diri dengan berzikir atau membaca Al-Qur’an.

4. Khusyuk dan Fokus
Saat melaksanakan tarawih, usahakan untuk fokus dan khusyuk dalam setiap gerakan dan bacaan. Hindari pikiran atau kegiatan yang dapat mengganggu kekhusyukan.

5. Bacaan Tarawih
Bacaan shalat tarawih biasanya terdiri dari surat-surat pendek dalam Al-Qur’an. Baca dengan jelas dan tartil, serta pahami maknanya.

6. I’tikaf Setelah Tarawih
Setelah selesai tarawih, dianjurkan untuk tetap berada di masjid dan beribadah, seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, atau berdoa.

7. Tertib dan Tenang
Dalam melaksanakan tarawih, perhatikan ketertiban dan ketenangan. Hindari gerakan atau suara yang dapat mengganggu jamaah lain.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kita dapat melaksanakan tarawih 4 rakaat dengan baik dan khusyuk, sehingga memperoleh pahala yang maksimal dan keberkahan di bulan Ramadan.

Tips-tips ini sangat penting untuk diperhatikan karena dapat membantu kita untuk meraih hikmah dan manfaat yang terkandung dalam ibadah tarawih 4 rakaat, yang akan kita bahas pada bagian selanjutnya.

Kesimpulan

Shalat tarawih 4 rakaat merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Ibadah ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya menghapus dosa-dosa kecil, meningkatkan pahala, dan mempererat tali silaturahmi. Selain itu, tarawih 4 rakaat juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental, seperti melatih kekhusyukan, kesabaran, dan keikhlasan.

Salah satu hikmah dari ibadah tarawih 4 rakaat adalah untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan ibadah ini, kita menunjukkan ketaatan kita kepada Allah SWT dan keinginan kita untuk mendapatkan pahala-Nya. Selain itu, tarawih 4 rakaat juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama umat Islam dan menjaga kesatuan umat.

Dengan demikian, sangat dianjurkan bagi kita untuk melaksanakan ibadah tarawih 4 rakaat dengan sebaik-baiknya selama bulan Ramadan. Semoga Allah SWT menerima ibadah kita dan memberikan kita pahala yang besar.



Artikel Terkait

Bagikan:

Nur Jannah

Halo, Perkenalkan nama saya Nur. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..

Tags

Artikel Terbaru