Panduan Lengkap Tujuan Zakat Fitrah untuk Muslimin

Nur Jannah


Panduan Lengkap Tujuan Zakat Fitrah untuk Muslimin

Zakat fitrah adalah kewajiban mengeluarkan sebagian harta benda untuk diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan pada bulan Ramadan. Tujuan zakat fitrah ini adalah untuk mensucikan diri dari dosa-dosa selama bulan puasa, sekaligus membantu fakir miskin dan kaum duafa.

Zakat fitrah memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah memperkuat keimanan, membersihkan harta benda, dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial. Secara historis, zakat fitrah telah menjadi bagian penting dari ajaran Islam sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang tujuan, manfaat, dan sejarah zakat fitrah. Kita juga akan mengulas beberapa aspek penting lainnya yang terkait dengan zakat fitrah, seperti cara menghitung dan menyalurkannya.

Tujuan Zakat Fitrah

Tujuan zakat fitrah sangatlah penting untuk dipahami, karena merupakan dasar dari kewajiban ini dalam agama Islam. Berikut adalah 8 tujuan zakat fitrah:

  • Membersihkan Diri
  • Membantu Sesama
  • Menyucikan Harta
  • Melatih Kepedulian
  • Mempersatukan Umat
  • Menjaga Keseimbangan Sosial
  • Menjalankan Perintah Allah
  • Menghilangkan Kesenjangan Ekonomi

Pembersihan diri yang dimaksud adalah pembersihan diri dari dosa-dosa kecil yang dilakukan selama bulan Ramadhan. Sementara itu, membantu sesama merupakan tujuan utama zakat fitrah, yaitu untuk meringankan beban fakir miskin dan kaum duafa. Menyucikan harta artinya mengeluarkan sebagian harta untuk zakat fitrah dapat membersihkan harta dari hal-hal yang tidak baik. Melatih kepedulian bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama yang membutuhkan.

Zakat fitrah juga berfungsi untuk mempersatukan umat Islam, karena semua umat Islam wajib mengeluarkan zakat fitrah. Dengan demikian, zakat fitrah dapat menjaga keseimbangan sosial dan menghilangkan kesenjangan ekonomi di masyarakat. Pada akhirnya, zakat fitrah merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT, karena merupakan perintah yang wajib dijalankan oleh seluruh umat Islam.

Membersihkan Diri

Dalam ajaran Islam, kebersihan memiliki peran yang sangat penting. Tidak hanya kebersihan fisik, namun juga kebersihan hati dan jiwa. Zakat fitrah merupakan salah satu sarana untuk membersihkan diri, baik secara lahir maupun batin.

Membersihkan diri dalam konteks zakat fitrah bukan hanya sekedar membersihkan diri dari kotoran atau najis secara fisik. Namun, lebih dari itu, zakat fitrah bertujuan untuk membersihkan diri dari dosa-dosa kecil yang dilakukan selama bulan Ramadhan. Dosa-dosa kecil tersebut dapat berupa perkataan atau perbuatan yang tidak baik, seperti menggunjing, berbohong, atau menyakiti hati orang lain.

Dengan mengeluarkan zakat fitrah, seorang muslim telah membersihkan dirinya dari dosa-dosa kecil tersebut. Hal ini karena zakat fitrah merupakan bentuk penyucian harta benda. Ketika seorang muslim mengeluarkan zakat fitrah, maka ia telah mengeluarkan sebagian dari hartanya untuk diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Dengan demikian, hartanya menjadi bersih dan terhindar dari hal-hal yang tidak baik.

Selain itu, zakat fitrah juga dapat membersihkan hati dan jiwa. Ketika seorang muslim mengeluarkan zakat fitrah, maka ia telah menunjukkan rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama. Hal ini dapat melatih hati dan jiwa untuk menjadi lebih baik, lebih ikhlas, dan lebih dermawan.

Membantu Sesama

Salah satu tujuan utama zakat fitrah adalah untuk membantu sesama, khususnya fakir miskin dan kaum duafa. Membantu sesama merupakan perintah Allah SWT yang wajib dilaksanakan oleh seluruh umat Islam. Dengan mengeluarkan zakat fitrah, seorang muslim telah menunjukkan rasa kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama yang membutuhkan.

Membantu sesama melalui zakat fitrah memiliki banyak manfaat, baik bagi pemberi maupun penerima. Bagi pemberi, zakat fitrah dapat membersihkan harta benda dari hal-hal yang tidak baik dan menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian. Sedangkan bagi penerima, zakat fitrah dapat membantu meringankan beban hidup dan memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Dalam kehidupan nyata, banyak sekali contoh bantuan yang dapat diberikan melalui zakat fitrah. Misalnya, zakat fitrah dapat digunakan untuk membeli makanan pokok, pakaian, atau kebutuhan dasar lainnya bagi fakir miskin dan kaum duafa. Zakat fitrah juga dapat digunakan untuk membantu biaya pendidikan, kesehatan, atau tempat tinggal bagi mereka yang membutuhkan.

Dengan memahami hubungan antara membantu sesama dan tujuan zakat fitrah, umat Islam dapat semakin termotivasi untuk mengeluarkan zakat fitrah setiap tahunnya. Zakat fitrah bukan hanya sekedar kewajiban, tetapi juga merupakan kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan membantu sesama yang membutuhkan. Marilah kita jadikan zakat fitrah sebagai salah satu bentuk ibadah yang kita lakukan dengan ikhlas dan penuh keikhlasan.

Menyucikan Harta

Dalam ajaran Islam, harta benda tidak hanya dipandang sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga sebagai amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dan dikelola dengan baik. Salah satu cara untuk menjaga dan mengelola harta benda dengan baik adalah dengan mengeluarkan zakat, termasuk zakat fitrah. Zakat fitrah memiliki tujuan untuk menyucikan harta benda, artinya mengeluarkan sebagian harta untuk zakat fitrah dapat membersihkan harta dari hal-hal yang tidak baik.

Menyucikan harta merupakan salah satu komponen penting dari tujuan zakat fitrah. Hal ini karena harta yang telah dikeluarkan untuk zakat fitrah akan menjadi bersih dan terhindar dari hal-hal yang tidak baik, seperti riba, gharar, atau syubhat. Harta yang bersih akan membawa keberkahan dan manfaat bagi pemiliknya, baik di dunia maupun di akhirat. Selain itu, mengeluarkan zakat fitrah juga dapat melatih jiwa untuk menjadi lebih ikhlas dan dermawan.

Beberapa contoh nyata dari pensucian harta melalui zakat fitrah adalah ketika seorang muslim mengeluarkan sebagian hartanya untuk membeli makanan pokok bagi fakir miskin dan kaum duafa. Dengan mengeluarkan zakat fitrah, harta yang digunakan untuk membeli makanan tersebut menjadi bersih dan berkah. Contoh lainnya adalah ketika seorang muslim mengeluarkan sebagian hartanya untuk membantu biaya pendidikan anak-anak yatim piatu. Dengan mengeluarkan zakat fitrah, harta yang digunakan untuk biaya pendidikan tersebut menjadi bersih dan bermanfaat bagi anak-anak yatim piatu.

Memahami hubungan antara menyucikan harta dan tujuan zakat fitrah sangat penting bagi setiap muslim. Dengan memahami hubungan ini, umat Islam dapat semakin termotivasi untuk mengeluarkan zakat fitrah setiap tahunnya. Zakat fitrah bukan hanya sekedar kewajiban, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menyucikan harta benda dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Melatih Kepedulian

Zakat fitrah merupakan salah satu bentuk ibadah yang memiliki banyak tujuan, salah satunya adalah melatih kepedulian terhadap sesama. Melatih kepedulian dalam konteks zakat fitrah sangat penting karena dapat menumbuhkan rasa kasih sayang, empati, dan solidaritas sosial di kalangan umat Islam.

Melatih kepedulian melalui zakat fitrah dapat dilakukan dengan cara mengeluarkan sebagian harta benda untuk diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Dengan mengeluarkan zakat fitrah, seorang muslim telah menunjukkan rasa kepeduliannya terhadap sesama yang kurang mampu. Hal ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa setiap muslim memiliki tanggung jawab untuk membantu meringankan beban hidup orang lain.

Salah satu contoh nyata dari melatih kepedulian melalui zakat fitrah adalah ketika seorang muslim mengeluarkan sebagian hartanya untuk membeli makanan pokok bagi fakir miskin dan kaum duafa. Dengan memberikan makanan pokok kepada mereka yang membutuhkan, seorang muslim telah menunjukkan rasa kepeduliannya dan membantu meringankan beban hidup mereka. Contoh lainnya adalah ketika seorang muslim mengeluarkan sebagian hartanya untuk membantu biaya pendidikan anak-anak yatim piatu. Dengan membantu biaya pendidikan, seorang muslim telah menunjukkan rasa kepeduliannya dan membantu memberikan kesempatan bagi anak-anak yatim piatu untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Memahami hubungan antara melatih kepedulian dan tujuan zakat fitrah sangat penting bagi setiap muslim. Dengan memahami hubungan ini, umat Islam dapat semakin termotivasi untuk mengeluarkan zakat fitrah setiap tahunnya. Zakat fitrah bukan hanya sekedar kewajiban, tetapi juga merupakan kesempatan untuk melatih kepedulian terhadap sesama dan membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.

Mempersatukan Umat

Zakat fitrah merupakan salah satu bentuk ibadah yang memiliki banyak tujuan, salah satunya adalah mempersatukan umat Islam. Mempersatukan umat dalam konteks zakat fitrah sangat penting karena dapat memperkuat ikatan persaudaraan dan solidaritas di kalangan umat Islam. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan umat.

Mempersatukan umat melalui zakat fitrah dapat dilakukan dengan cara mengeluarkan sebagian harta benda untuk diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Dengan mengeluarkan zakat fitrah, seorang muslim telah menunjukkan rasa kepeduliannya terhadap sesama muslim, sehingga dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan. Selain itu, zakat fitrah juga dapat membantu meringankan beban hidup kaum (fakir miskin) di kalangan umat Islam, sehingga dapat menciptakan rasa kebersamaan dan saling membantu.

Salah satu contoh nyata dari mempersatukan umat melalui zakat fitrah adalah ketika umat Islam di suatu daerah bekerja sama untuk mengumpulkan dan menyalurkan zakat fitrah kepada yang berhak menerima. Dengan bekerja sama, umat Islam dapat memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan, sekaligus membantu meringankan beban hidup sesama muslim yang membutuhkan. Contoh lainnya adalah ketika umat Islam dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi berkumpul bersama untuk merayakan Idul Fitri setelah menunaikan zakat fitrah. Melalui kegiatan tersebut, umat Islam dapat mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan.

Memahami hubungan antara mempersatukan umat dan tujuan zakat fitrah sangat penting bagi setiap muslim. Dengan memahami hubungan ini, umat Islam dapat semakin termotivasi untuk mengeluarkan zakat fitrah setiap tahunnya. Zakat fitrah bukan hanya sekedar kewajiban, tetapi juga merupakan kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di kalangan umat Islam, serta membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.

Menjaga Keseimbangan Sosial

Salah satu tujuan zakat fitrah adalah menjaga keseimbangan sosial. Zakat fitrah berperan penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan harmonis, di mana kesenjangan ekonomi dapat dikurangi dan kesejahteraan sosial dapat ditingkatkan.

Zakat fitrah mewajibkan setiap muslim yang mampu untuk mengeluarkan sebagian hartanya untuk diberikan kepada fakir miskin dan kaum duafa. Dengan demikian, zakat fitrah membantu mendistribusikan kekayaan secara lebih merata di masyarakat. Hal ini dapat mengurangi kesenjangan ekonomi dan menciptakan masyarakat yang lebih seimbang, di mana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

Salah satu contoh nyata dari zakat fitrah yang menjaga keseimbangan sosial adalah ketika umat Islam di suatu daerah bekerja sama untuk mengumpulkan dan menyalurkan zakat fitrah kepada yang berhak menerima. Dengan bekerja sama, umat Islam dapat mengidentifikasi mereka yang benar-benar membutuhkan dan memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran. Hal ini dapat membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial di daerah tersebut.

Memahami hubungan antara menjaga keseimbangan sosial dan tujuan zakat fitrah sangat penting bagi setiap muslim. Dengan memahami hubungan ini, umat Islam dapat semakin termotivasi untuk mengeluarkan zakat fitrah setiap tahunnya. Zakat fitrah bukan hanya sekedar kewajiban, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menjaga keseimbangan sosial dan membangun masyarakat yang lebih adil dan harmonis.

Menjalankan Perintah Allah

Dalam konteks “tujuan zakat fitrah”, menjalankan perintah Allah merupakan aspek krusial yang mendasari kewajiban mengeluarkan zakat fitrah. Menjalankan perintah Allah dalam hal ini bermakna menaati ajaran Islam yang mewajibkan setiap muslim untuk mengeluarkan sebagian hartanya untuk diberikan kepada fakir miskin dan kaum duafa.

  • Ketaatan pada Ajaran Islam

    Zakat fitrah merupakan salah satu dari lima rukun Islam. Dengan menunaikan zakat fitrah, seorang muslim menunjukkan ketaatannya kepada ajaran Islam dan memenuhi kewajibannya sebagai seorang muslim.

  • Manifestasi Iman

    Menunaikan zakat fitrah merupakan salah satu bentuk manifestasi iman seorang muslim. Dengan mengeluarkan sebagian hartanya untuk membantu sesama, seorang muslim menunjukkan bahwa ia percaya pada konsep berbagi dan tolong-menolong.

  • Tanda Syukur

    Zakat fitrah juga menjadi tanda syukur seorang muslim atas segala nikmat yang telah diterimanya dari Allah SWT. Dengan berbagi sebagian hartanya, seorang muslim mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Allah SWT atas limpahan rezeki yang diterimanya.

  • Menjaga Kesucian Diri

    Selain tujuan sosial, zakat fitrah juga memiliki tujuan spiritual, yaitu menjaga kesucian diri. Dengan menunaikan zakat fitrah, seorang muslim dapat membersihkan dirinya dari dosa-dosa kecil yang mungkin dilakukan selama bulan Ramadhan.

Dengan demikian, menjalankan perintah Allah dalam konteks “tujuan zakat fitrah” memiliki makna yang luas, meliputi ketaatan pada ajaran Islam, manifestasi iman, tanda syukur, dan menjaga kesucian diri. Memahami aspek ini dapat memotivasi umat Islam untuk menunaikan zakat fitrah dengan penuh keikhlasan dan kesadaran akan kewajiban mereka sebagai seorang muslim.

Menghilangkan Kesenjangan Ekonomi

Dalam konteks tujuan zakat fitrah, menghilangkan kesenjangan ekonomi merupakan aspek krusial yang sejalan dengan prinsip keadilan sosial dalam Islam. Zakat fitrah berperan penting dalam mendistribusikan kekayaan secara lebih merata dan mengatasi kesenjangan ekonomi di masyarakat.

  • Mengurangi Kemiskinan

    Zakat fitrah membantu mengurangi kemiskinan dengan memberikan bantuan langsung kepada fakir miskin dan kaum duafa. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal.

  • Meningkatkan Kesejahteraan

    Zakat fitrah juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan adanya zakat fitrah, beban ekonomi masyarakat miskin berkurang, sehingga mereka dapat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

  • Menciptakan Lapangan Kerja

    Penyaluran zakat fitrah dapat menciptakan lapangan kerja baru, terutama dalam sektor sosial. Misalnya, zakat fitrah dapat digunakan untuk membiayai program pelatihan keterampilan bagi masyarakat miskin atau membuka usaha kecil menengah.

  • Membangun Infrastruktur

    Zakat fitrah juga dapat digunakan untuk membangun infrastruktur publik yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti membangun sekolah, rumah sakit, atau fasilitas umum lainnya. Infrastruktur ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi kesenjangan ekonomi.

Dengan demikian, menghilangkan kesenjangan ekonomi melalui zakat fitrah tidak hanya berdampak pada kesejahteraan individu, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat secara luas. Zakat fitrah menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan harmonis.

Pertanyaan Umum “Tujuan Zakat Fitrah”

Bagian ini berisi pertanyaan umum dan jawabannya mengenai “tujuan zakat fitrah”. Pertanyaan-pertanyaan ini mengantisipasi pertanyaan yang mungkin muncul di benak pembaca atau mengklarifikasi aspek-aspek penting terkait zakat fitrah.

Pertanyaan 1: Apa tujuan utama zakat fitrah?

Zakat fitrah bertujuan untuk mensucikan diri dari dosa-dosa kecil yang dilakukan selama bulan Ramadhan, sekaligus membantu fakir miskin dan kaum duafa.

Pertanyaan 2: Mengapa zakat fitrah dapat membersihkan diri?

Dengan mengeluarkan sebagian harta untuk zakat fitrah, seorang muslim membersihkan hartanya dari hal-hal yang tidak baik dan melatih jiwa untuk menjadi lebih ikhlas dan dermawan.

Pertanyaan 3: Bagaimana zakat fitrah membantu sesama?

Zakat fitrah membantu sesama dengan memberikan bantuan langsung kepada fakir miskin dan kaum duafa, sehingga meringankan beban hidup dan memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Pertanyaan 4: Mengapa zakat fitrah penting untuk kesatuan umat?

Zakat fitrah mempersatukan umat Islam dengan menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas antar sesama, serta mempererat tali persaudaraan.

Pertanyaan 5: Bagaimana zakat fitrah berkontribusi pada keseimbangan sosial?

Zakat fitrah membantu menjaga keseimbangan sosial dengan mendistribusikan kekayaan secara lebih merata, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan menyediakan lapangan kerja baru.

Pertanyaan 6: Apakah zakat fitrah hanya bertujuan sosial?

Tidak, zakat fitrah juga memiliki tujuan spiritual, yaitu untuk menjalankan perintah Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Pertanyaan umum dan jawaban di atas memberikan pemahaman yang komprehensif tentang tujuan zakat fitrah. Tujuan-tujuan ini tidak hanya berdampak positif bagi individu yang berpuasa, tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan. Pada bagian selanjutnya, kita akan membahas lebih dalam tentang hikmah dan manfaat zakat fitrah, serta cara menghitung dan menyalurkannya.

Transisi: Pembahasan mengenai “tujuan zakat fitrah” telah memberikan landasan yang kuat untuk memahami kewajiban ibadah ini. Selanjutnya, kita akan mengeksplorasi aspek-aspek penting lainnya terkait zakat fitrah, yang akan semakin memperkaya pemahaman dan praktik keagamaan kita.

Tips Penting Seputar Tujuan Zakat Fitrah

Setelah memahami tujuan zakat fitrah, ada beberapa tips penting yang dapat kita lakukan untuk mengoptimalkan ibadah ini.

Tip 1: Niatkan dengan Benar
Niatkan zakat fitrah semata-mata karena Allah SWT, dengan tujuan membersihkan diri dan membantu sesama.

Tip 2: Hitung dengan Tepat
Hitung jumlah zakat fitrah yang wajib dikeluarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tip 3: Berikan kepada yang Berhak
Salurkan zakat fitrah kepada fakir miskin, kaum duafa, dan golongan yang berhak menerimanya.

Tip 4: Utamakan yang Paling Membutuhkan
Prioritaskan penyaluran zakat fitrah kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, seperti anak yatim, janda, dan orang sakit.

Tip 5: Salurkan Secara Tepat Waktu
Salurkan zakat fitrah sebelum shalat Idul Fitri, agar dapat segera bermanfaat bagi penerimanya.

Tip 6: Jangan Menunda-nunda
Hindari menunda pembayaran zakat fitrah, karena akan mengurangi nilai pahala dan berpotensi lupa.

Tip 7: Pilih Lembaga Penyalur Terpercaya
Jika tidak dapat menyalurkan zakat fitrah secara langsung, pilih lembaga penyalur yang terpercaya dan memiliki reputasi baik.

Tip 8: Jadikan Kebiasaan Baik
Jadikan pembayaran zakat fitrah sebagai kebiasaan baik yang rutin dilakukan setiap tahunnya.

Dengan mengikuti tips di atas, kita dapat memaksimalkan manfaat dan pahala dari zakat fitrah. Tips ini akan membantu kita menjalankan ibadah ini dengan lebih optimal, sehingga tujuan zakat fitrah dapat tercapai secara sempurna.

Transisi: Tips-tips di atas merupakan langkah praktis yang dapat kita lakukan untuk mengamalkan tujuan zakat fitrah. Dengan memahami tips ini dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.

Kesimpulan

Pembahasan mengenai “tujuan zakat fitrah” dalam artikel ini telah memberikan pemahaman komprehensif tentang kewajiban ibadah ini. Zakat fitrah memiliki tujuan utama untuk mensucikan diri dari dosa-dosa kecil yang dilakukan selama bulan Ramadhan, sekaligus membantu fakir miskin dan kaum duafa. Dengan menjalankan zakat fitrah, umat Islam dapat menjalankan perintah Allah SWT, mempererat tali persaudaraan, menjaga keseimbangan sosial, dan menghilangkan kesenjangan ekonomi.

Beberapa poin utama yang saling berkaitan dalam pembahasan ini adalah sebagai berikut:

  1. Zakat fitrah memiliki tujuan ganda, yaitu untuk menyucikan diri dan membantu sesama.
  2. Zakat fitrah dapat membantu mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan lapangan kerja baru.
  3. Penyaluran zakat fitrah harus dilakukan dengan tepat waktu, tepat sasaran, dan melalui lembaga yang terpercaya.

Memahami tujuan zakat fitrah bukan hanya sekedar pengetahuan, tetapi juga harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menunaikan zakat fitrah dengan ikhlas dan penuh kesadaran, umat Islam dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih adil, harmonis, dan sejahtera. Mari kita jadikan zakat fitrah sebagai ibadah yang kita laksanakan dengan penuh keimanan dan ketakwaan.



Artikel Terkait

Bagikan:

Nur Jannah

Halo, Perkenalkan nama saya Nur. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow iainpurwokerto.ac.id ya.. Terimakasih..

Artikel Terbaru